LIMAPULUH KOTA, KP – Operasi Ketupat Singgalang dalam rangka pengamanan arus mudik dan arus balik Lebaran Idul fitri 1444 H berakhir Senin (5/1).
Kapolres 50 Kota AKBP Ricardo Codrat Yusuf mengatakan, puncak arus mudik dan arus balik yang memasuki jalur Kabupaten Limapuluh Kota terjadi pada H-3 dan H+2 lebaran.
“Pada hari itu ada sekitar 116 ribu kendaraan yang masuk dari arah Pekanbaru,” katanya didampingi Kabag Ops Kompol Rudi Munanda, Kasat Intel Iptu Simbolon, dan Kasubag Humas AKP H. Tambunan saat memantau arus balik di Pos Pelayanan Lebaran, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau.
Untuk mengantisipasi kemacetan, pihaknya bersama stakeholder telah melakukan beberapa upaya bersama Kodim 0306/50 Kota.
“Kita melakukan evaluasi, memindahkan pos pelayanan lebaran yang semulanya berada di jalan kantor pemerintah daerah ke halaman Koramil 05/0306 Harau sehingga jalur tersebut bisa dimanfaatkan sebagai jalur alternatif,” katanya.
Kapolres menjelaskan, pada hari terakhir operasi ketupat, tercatat masih ada 6 ribu kendaraan lagi yang akan keluar dari Kabupaten Limapuluh Kota. Ia berharap kondisi ini tidak terlalu mengakibatkan kepadatan arus lalu lintas.
Pada kesempatan itu, Kapolres juga melakukan pemantauan ke objek wisata Lembah Harau. (dst)
