Home » Antisipasi Banjir, Warga Diimbau Buat Biopori

Antisipasi Banjir, Warga Diimbau Buat Biopori

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – Sebagai upaya mengurangi genangan air atau banjir saat hujan lebat, Pemko Padang melakukan pemasangan biopori. Pemasangan biopori dilakukan di Lapangan Upacara Balaikota Air Pacah, baru-baru ini.

Dalam kegiatan itu, Walikota Padang Hendri Septa bersama Wakil Walikota Ekos Albar serta unsur forkopimda ikut menanam biopori di lapangan tersebut.

Kepala Satpol PP Padang Mursalim menyebut, biopori merupakan lubang silindris yang dibuat secara vertikal ke dalam tanah. Biopori berfungsi sebagai lubang resapan untuk mengatasi genangan air.

“Selama ini jika terjadi curah hujan yang tinggi dan lama, sebagian besar air masuk ke dalam got dan langsung ke sungai. Tidak banyak air yang meresap ke dalam tanah,” jelasnya.

Ketika hujan bersamaan dengan terjadinya air pasang, air di sungai tidak mengalir ke laut. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya banjir. Apalagi sebagian wilayah Kota Padang berada di bawah permukaan laut.

“Salah satu cara mengatasi banjir adalah dengan memperbanyak sumur resapan terutama di daerah yang terendam air ketika hujan. Cara membuat sumur resapan tersebut salah satunya dengan membuat biopori,” terangnya.

Mursalim menjelaskan, biopori dibuat dengan melubangi tanah dan menimbunnya menggunakan sampah organik. Penggunaan sampah organik bertujuan untuk menghasilkan kompos. Selain itu, sampah organik yang digunakan untuk menimbun lubang biopori juga bermanfaat untuk menghidupi fauna tanah.

Ia mengajak seluruh warga kota untuk membuat biopori agar air dapat meresap ke tanah dan meminimalisir genangan air bahkan mencegah terjadinya banjir. (ip)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?