PADANG, KP – Dermaga dragonboat dan selaju sampan yang dulunya setiap tahun digunakan untuk perhelatan festival Dragon Boat Internasional di kawasan Banda Bakali GOR H. Agus Salim Padang saat ini ‘beralih fungsi’ jadi tempat parkir kendaraan.
Di atas dermaga itu tampak terparkir sejumlah kendaraan yang didominasi roda empat. Mobil-mobil tersebut tersusun rapi, sehingga terlihat seperti tempat parkir yang sudah disiapkan.
Rudi (44 tahun) salah seorang warga GOR H Agus Salim mengatakan, dermaga dragonboat itu memang sengaja dimanfaatkan oleh sejumlah orang untuk memarkir kendaraannya. Menurutnya, aktivitas parkir kendaraan itu mulai nampak sejak tak ada lagi digelar Festival Dragonboat Internasional.
“Saya kira kawasan itu memang disiapkan untuk parkir. Setiap hari terlihat mobil-mobil yang parkir di sana,” terang Rudi, dikutip dari laman radarsumbar.com, Rabu (9/8).
Salah seorang tukang parkir di kawasan tersebut Ujang (40 tahun) mengaku jika mobil yang parkir di atas dermaga itu tidak dipungut tarif parkir. Pasalnya, kawasan tersebut bukan lokasi yang diperuntukkan sebagai tempat parkir. Ia mengungkapkan, mobil yang parkir di atas dermaga itu mulai ramai ketika siang hari. Lalu pada sorenya baru kemudian mobil itu pergi dari lokasi tersebut.
“Mobil itu banyak ketika siang. Saya lihat pengendaranya turun dan pergi ke sebuah warung yang tidak jauh dari tempat tersebut. Kalau sudah sore baru mereka pergi lagi,” tuturnya.
Terpisah, mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Kota Padang Firdaus Ilyas sedih mendengar dermaga Dragonboat dan Selaju Sampan dijadikan tempat parkir mobil. Ia berharap ada tindakan dari Pemko Padang dan KONI Padang.
Firdaus menegaskan, dirinyalah yang menginisiasi pembuatan dermaga itu saat menjadi Kadispora Padang pada 2009-2011. Dermaga itu dibuat beserta tangga naik turun pendayung.
“Saya merasa sedih tidak terawatnya stadion, GOR, dan seputaran arena olahraga Agus Salim. Coba bayangkan, seandainya dermaga ini roboh siapa yang akan bertanggung jawab dan membuatnya kembali, Dispora Sumbar atau Dispora Padang? Sedih hati ini, di HUT Kota Padang ke-354 saat ini biasanya ada kejuaraan dayung, tapi dermaga dayung yang dibanggakan tempat lahirnya atlet-atlet dayung Sumbar dan Padang justru beralih fungsi jadi tempat parkir mobil masyarakat,” ucap Firdaus.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Padang Afriadi mengaku kaget mendengar informasi soal beralih fungsinya dermaga Dragonboat menjadi tempat parkir kendaraan.
“Saya tidak tahu bahwa ada tempat parkir di atas dermaga itu. Kami akan cek. Kalau memang benar adanya, kami akan imbau supaya mobil-mobil itu tidak parkir di sana karena itu adalah tempat bersejarah,” tukas Afriadi. (rdr)
