SOLOK, KP – Walikota Solok, Zul Elfian Umar mengatakan, meskipun terdampak pandemi, kegiatan olahraga di Kota Solok kini telah kembali dilaksanakan, termasuk dalam bidang olahraga pendidikan, masyarakat, dan olahraga prestasi.
Ia juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan kejuaraan olahraga sebagai langkah untuk meningkatkan prestasi olahraga di daerah tersebut.
Hal itu disampaikan Walikota Solok, Zul Elfian Umar saat melakukan pertemuan dengan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, Surono, di Kantor Kemenpora RI, Tanah Abang, Jakarta Pusat, baru-baru ini.
Pertemuan tersebut membahas upaya pengembangan olahraga, terutama dalam bidang olahraga prestasi, yang telah, sedang, dan akan dilakukan oleh Kota Solok.
Walikota juga menjelaskan Kota Solok akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar pada 2025. Oleh karena itu, pengembangan prasarana olahraga menjadi prioritas utama, mengingat fasilitas yang ada saat ini masih terbatas dan belum memenuhi standar.
Zul Elfian Umar juga mengungkapkan harapannya terkait dukungan dari Kemenpora dalam percepatan penyelesaian pembangunan stadion Marah Adin. Pembangunan stadion ini telah mencapai tahap IV dari V tahapan yang direncanakan. Ia berharap Kemenpora dapat memberikan rekomendasi kepada KemenPUPR untuk mendapatkan dukungan dana pembangunan.
Dalam tanggapannya, Surono dari Kemenpora memberikan apresiasi terhadap semangat dan perhatian pemerintah kota dalam mengembangkan olahraga prestasi. Dia menegaskan pentingnya memiliki rencana induk keolahragaan yang jelas untuk memetakan langkah-langkah strategis dan anggaran dalam pengembangan olahraga.
Namun, Surono juga menyampaikan bahwa anggaran di Kemenpora terbatas. Meski demikian, ia menunjukkan kesiapannya untuk membantu pengembangan olahraga di Kota Solok. Dia menginformasikan bahwa saat ini fokus utama Kemenpora adalah pada 22 stadion yang terprogram untuk direvitalisasi pasca tragedi Kanjuruhan, serta persiapan Piala Dunia U-17 yang akan datang.
Meskipun menghadapi keterbatasan anggaran, Wali Kota Solok berharap rencana induk keolahragaan yang telah disusun akan memudahkan Kemenpora untuk memahami langkah-langkah pengembangan olahraga di Kota Solok, baik dari segi fisik maupun non-fisik. Ia juga berharap adanya dukungan dari Kemenpora dalam upaya pengembangan olahraga di daerahnya. (van)
