Home » Pramuka Pasaman Bertekad Antisipasi Dampak Negatif Kemajuan Teknologi

Pramuka Pasaman Bertekad Antisipasi Dampak Negatif Kemajuan Teknologi

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP – Wakil Bupati (Wabup) Pasaman Sabar AS, mengingatkan tantangan berat yang harus dihadapi generasi muda di masa sekarang dan masa mendatang. Menurutnya, globalisasi dan kemajuan teknologi memberi banyak kemudahan bagi kehidupan umat manusia, namun juga mendatanghkan mudharat yang tidak ringan.

“Ini ibarat pedang bermata dua. Kalau tidak bijak menyikapinya, berbagai pengaruh negatif akan gampang masuk karena kemajuan teknologi telah menisbikan jarak, ruang, dan waktu,” kata Wabup Sabar AS, saat membuka kegiatan Kursus Mahir Dasar Pramuka tingkat Kecamatan Tigo Nagari, Rabu (20/9).

Acara tersebut dihadiri Camat Tigo Nagari, Kapolsek, Danramil, Kepala KUA, Korwil Pendidikan, Kepala Puskesmas dan Pengurus Kwarcab, Pengurus Kwaran, Kamabigus/Kepala Sekolah se-Kecamatan Tigo Nagari serta para pelatih.

Dijelaskan wabup, berbagai pengaruh yang kurang baik itu di antaranya bertentangan dengan norma dan nilai-nilai dasar yang dipelihara secara turun-temurun, dari generasi ke generasi.

“Yang sering menjadi korban adalah kalangan generasi muda. Padahal, di pundak generasi muda tertimpa banyak harapan bagi kepentingan bangsa dan negara ke depan,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Sabar, diperlukan upaya peningkatan kuantitas dan kualitas anggota dewasa Gerakan Pramuka sevara terus-menerus melalui pendidikan dan pelatihan, seperti Kursus Mahir Dasar/KMD dan lainnya, guna menghadirkan para pembina pramuka yang tangguh dalam menciptakan generasi unggul.

Wabup berharap, dengan semaraknya kegiatan kepramukaan di semua tingkatan akan mampu meminimalisir berbagai pengaruh atau ekses tidak baik dari globalisasi dan kemajuan iptek, terutama di kalangan generasi muda.

“Semoga, semakin banyak banyak pula anak muda yang menggandrungi kegiatan kepramukaan. Sebab, selama ini kegiatan pramuka di Pasaman mengalami pasang-surut karena berbagai hal,” kata Sabar.

Acara ini diikuti sebanyak 40 orang peserta dari semua jenjang pendidikan yang ada di Kecamatan Tigo Nagari sekaligus menjadi peserta terbanyak dibandingkan dengan pelaksanaan Kursus Mahir Dasar sebelumnya. (nst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?