Home » Gandeng Perantau Bantu Rumah Tahfiz Miliki Unit Usaha

Gandeng Perantau Bantu Rumah Tahfiz Miliki Unit Usaha

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP – Pemkab Tanah Datar berusaha akan mengandeng perantau untuk membantu rumah tahfiz di wilayahnya, agar bisa memiliki satu unit usaha.

Hal itu dikemukan Bupati Tanah Datar, Eka Putra ketika menghadiri kegiatan Khatam Alquran dan Waqaf Hafizh TPA Rumah Tahfizh Darurrahmah, Senin (30/10) di Jorong Batu Basa, Nagari Batu Basa, Kecamatan Pariangan.

“Kami berusaha dengan perantau di Bandung membantu rumah tahfizh ini, bagaimana mereka membantu dalam bentuk usaha. Ada 300 lebih Rumah Tahfizh di Tanah Datar ini, akan di bantu masing-masing satu unit usaha nantinya. Salah satu yang kami rekomendasikan adalah Rumah Tahfizh Darurrahmah ini,” ujar Eka Putra.

Keinginan itu, kata bupati melihat dari semangat juang para ustaz dan ustazah serta orang tua, serta metode yang diajarkan.

“Semangat juang para ustaz dan ustazah sangat luar biasa, serta metode yang diajarkan kepada para calon hafizh dan hafizah,” ucapnya.

Dikatakan Eka Putra, pihaknya sangat memberikan apresiasi dan terima kasih kepada para ustadz dan ustadzah dalam mempersiapkan para calon hafizh dan hafizah. Dimana, prosesnya bukan semudah membalikan telapak tangan.

“Terimakasih kepada pengurus yang sudah mempersiapkan dengan baik, dimana hari ini kita mengadakan wakaf Hafizh dan Khatam Alquran. Tentunya ini tak lepas dari peran semua pihak yang terkait, sehingga kegiatan ini berjalan dengan baik,” katanya.

Disaat itu juga, bupati Eka Putra juga mengajak masyarakat agar dapat selalu menjaga kekompakan, setelah memberikan hak suaranya pada pemilihan serentak wali nagari (Pilwanag) beberapa waktu yang lalu.

“Kita sudah selesai melaksanakan pilwanag. Mari kita support walinagari terpilih dengan program-program yang barunya, dan nagari akan semakin maju kedepannya,” ungkapnya.

Hadir pada kegiatan tersebut, mantan Bupati Tanah Datar periode 2005-2010, 2010-2015 M. Shadiq Pasadigoe, Camat Pariangan beserta forkopimca, Kepala KUA Pariangan, Ketua KAN, Ketua BPRN, Lembaga unsur, tokoh perantau, dan tokoh masyarakat setempat. (nas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?