Home » Plt Bupati Sabar AS Ingatkan Harus ada Tindakan Konkret

Plt Bupati Sabar AS Ingatkan Harus ada Tindakan Konkret

KEKERASAN SEKSUAL PADA ANAK MASALAH SERIUS

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP – Plt. Bupati Pasaman, Sabar AS, menekankan seriusnya dampak kekerasan seksual pada anak, baik secara fisik maupun mental.

Dalam acara sosialisasi Bahaya dan Pencegahan Kekerasan Seksual terhadap Anak yang diadakan Dinas P3AKB Provinsi Sumbar, Sabtu (11/11) di Emir Hotel Lubuk Sikaping, Bupati mengingatkan kekerasan seringkali dilakukan oleh orang dekat anak, sehingga perlunya kerjasama semua pihak untuk melindungi anak-anak.

Bupati Sabar AS juga menyoroti pentingnya keterbukaan anak kepada orang tua dan guru. Ia mengajak untuk menciptakan suasana komunikatif dengan anak, mmendorong rasa keingintahuan dan keinginan anak untuk berbicara dan berbagi. Bupati juga menyebutkan kejadian kekerasan seksual pada anak di Pasaman sebagai masalah serius yang memerlukan perhatian bersama.

Dalam konteks nasional, Bupati mencatat bahwa angka kekerasan terhadap anak semakin mengkhawatirkan, dengan dampak psikologis yang panjang.

Dia menyoroti bahwa pendidikan seksual dini masih dianggap tabu oleh sebagian besar masyarakat.

Bupati mengajak untuk menciptakan masyarakat dan nagari yang tangguh dengan peran aktif ninik mamak, bundo kanduang, dan tokoh masyarakat.

Bupati Sabar AS menegaskan, perlunya penanganan kekerasan pada anak secara kontinyu dan berkelanjutan.

Dia mengusulkan pembuatan regulasi, seperti Peraturan Nagari tentang masalah Pekat di setiap nagari, yang memperhatikan kebiasaan sosial dan kearifan lokal. Bupati juga menekankan perlunya pendekatan keagamaan, kebudayaan, dan kreativitas seni untuk membentuk karakter anak yang kreatif dan beraktivitas positif.

Bupati juga menyampaikan pesan bahwa setelah sosialisasi ini, harus ada tindakan konkret di lapangan dan perubahan sikap dan perilaku, khususnya terkait perlindungan anak.

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Pasaman, H. Furqan melaporkan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman semua sektor terkait tentang bahaya kekerasan seksual pada anak.

Acara melibatkan narasumber psikolog dari IPKI Sumbar dan advokat dari Peradi Sumbar, dengan peserta dari berbagai unsur di Kabupaten Pasaman. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?