Home » Bentengi Generasi Penerus dengan Pendidikan Keminangkabauan

Bentengi Generasi Penerus dengan Pendidikan Keminangkabauan

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP – SMP Negeri 5 Padang menjalankan penerapan mata pelajaran muatan lokal (mulok) Keminangkabauan sebagai upaya untuk memperkenalkan dan mendalami warisan budaya Minangkabau.

Pada Selasa (14/11), Wali Kota Padang, Hendri Septa, turut melihat secara langsung kegiatan ini.

Hendri Septa menyebutkan, salah satu cara untuk membentengi generasi saat ini adalah melalui pengenalan adat istiadat serta warisan budaya.

Dengan penerapan mata pelajaran Keminangkabauan, ia berharap para siswa dapat lebih mengenal dan mendalami adat istiadat Minangkabau.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, para siswa lebih mengenal dan mendalami lagi adat istiadat Minangkabau,” ujar Hendri Septa.

Ia berharap besar terhadap dampak positif yang akan dihasilkan dari penerapan mata pelajaran Keminangkabauan di SMP Negeri 5 Padang.

Di tempat yang sama Kepala SMP Negeri 5 Padang, Junaidi, menjelaskan bahwa muatan lokal Keminangkabauan dilaksanakan setiap hari Selasa.

Melalui mata pelajaran muatan lokal keminangkabauan ini diharapkan bisa menjadi benteng bagi generasi muda. “Kita mengenalkan budaya Minangkabau seperti berpantun, makan bajamba dan semua yang terkait dengan budaya Minangkabau kepada generasi muda,” katanya.

Setiap kelas di sekolah ini akan menampilkan materi terkait Keminangkabauan sebagai bagian dari upaya untuk mengintegrasikan budaya lokal dalam kurikulum pendidikan.

Ia menambahkan, kegiatan ini merupakan upaya nyata untuk memberikan pemahaman yang lebih mendalam budaya Minangkabau kepada generasi muda. Diharapkan, siswa SMP Negeri 5 Padang akan semakin mencintai dan melestarikan warisan budaya yang dimiliki oleh daerah ini.

Sebelumnya Pemko Padang telah mencanangkan kegiatan tersebut pada 19 September 2023 lalu. Mata pelajaran muatan lokal ini diberikan pada tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD), sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP). Saat ini Kota Padang satu-satunya yang mengadakan kembali mata pelajaran muatan lokal keminangkabauan di Provinsi Sumbar. (nda)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?