Home » Bergumul dengan Polisi, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap

Bergumul dengan Polisi, Residivis Narkoba Kembali Ditangkap

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP – Seorang residivis kasus narkoba berinisial ZS (34 tahun), warga Nagari Taeh Baruah, Kecamatan Payakumbuh, Kabupaten Limapuluh Kota, ditangkap Phantom Squad Satnarkoba Polres Payakumbuh di belakang Pakan Jumat saat menunggu calon pembeli.

Tersangka yang masih menjalani Pembebasan Bersyarat (PB) dari Lapas Narkotika Sawahlunto itu ditangkap tim yang dipimpin KBO Satnarkoba Ipda Yoza Prima didampingi Kanit I Aipda Indra Zega, Kamis malam lalu (4/1) sekitar pukul 23.30 WIB.

Penangkapan itu diwarnai dengan perlawanan dari tersangka. Bahkan, anggota Phantom Squad mengalami luka di bagian kaki dan tangan karena bergumul dengan tersangka ZS yang mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti. Namun perlawanan tersangka berhasil dihentikan. Ia pun diborgol di bagian kaki dan tangan agar tidak lagi melawan petugas.

Sementara, satu paket barang bukti narkoba jenis sabu dan handphone yang sempat dibuang berhasil ditemukan tidak jauh dari lokasi penangkapan.

Masyarakat yang mengetahui adanya penangkapan berdatangan untuk melihat dari dekat tersangka yang ditangkap polisi. Di hadapan puluhan warga, tersangka AZ mengakui narkoba itu miliknya dan hendak dijual kepada seseorang.

“Itu memang sabu milik saya yang hendak dijual, narkoba itu saya jemput ke daerah Sicincin,” kata ZS.

Namun ia membantah masih menyimpan narkoba lainnya. Tak percaya begitu saja, polisi lalu menggeledah rumah orang tuanya dan ditemukan belasan paket sabu yang disimpan tersangka.

Kapolres Payakumbuh AKBP Wahyu Sri Lestari melalui Kasat Narkoba Iptu Aiga Putra menjelaskan, penangkapan terhadap ZS dilakukan setelah polisi menerima informasi dari masyarakat yang menyebutkan ZS masih menjalankan bisnis narkoba meski masih menjalani Pembebasan Bersyarat dari Lapas Narkoba Sawahlunto.

Saat ini pelaku dan keseluruhan barang bukti diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Penangkapan terhadap tersangka ZS membuat pihak keluarganya kecewa karena mereka mengira ZS akan berubah dan meninggalkan bisnis haram narkoba karena pernah dibui. Namun kenyataannya ZS masih tidak berubah dan tetap menjalankan bisnis haram itu. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?