PADANG PANJANG, KP – Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis berkomitmen menjadikan RSUD setempat sebagai rumah sakit rujukan melalui penguatan pelayanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pembenahan sistem layanan.
Komitmen tersebut disampaikan Wako Hendri Arnis saat menerima audiensi bersama para dokter RSUD di Aula Poliklinik, Kamis (30/7). Pertemuan itu menjadi forum diskusi antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan tenaga medis untuk menghimpun masukan terkait peningkatan mutu layanan kesehatan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Asisten I Setdako I Putu Venda, Direktur RSUD dr. Irwanto, Kepala Dinas Kesehatan dr. Sonya Themiarto, Ketua Baznas Novi Hendri, serta jajaran dokter spesialis.
Hendri mengatakan, pemerintah daerah ingin RSUD mampu memberikan pelayanan optimal, tidak hanya bagi warga Padang Panjang, tetapi juga masyarakat dari daerah sekitar. “Kami ingin RSUD menjadi rumah sakit yang nyaman dan menjadi pilihan utama masyarakat. Masukan dari para dokter akan menjadi bahan untuk merumuskan perbaikan layanan,” ujar Hendri.
Ia menilai, kualitas rumah sakit tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga pelayanan, sinergi tenaga kesehatan, serta manajemen yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dalam audiensi tersebut, para dokter menyampaikan sejumlah masukan. Dokter spesialis jantung, dr. Susiyanti, menyoroti perlunya pembenahan sistem pelayanan, termasuk efektivitas waktu layanan poliklinik. Ia juga menyinggung kejelasan insentif dokter serta akses layanan bagi pasien BPJS.
Sementara itu, dokter spesialis anak, dr. Yunira Yunirman, menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, manajemen rumah sakit, dan tenaga kesehatan. Ia juga mengusulkan penambahan dokter spesialis, seperti ortopedi, untuk melengkapi layanan.
Menanggapi hal tersebut, Hendri menyatakan seluruh masukan akan dikaji dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “Masukan ini akan kami pelajari untuk mencari solusi terbaik. Tujuannya sama, yakni meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah daerah dan tenaga medis dapat terus diperkuat agar pembenahan layanan RSUD berjalan bertahap dan berkelanjutan. (*/red)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!