PADANG, KP — Bantuan rendang dari masyarakat Sumatera Barat untuk korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus dikumpulkan. Hingga Sabtu (22/8), sebanyak 3,6 ton rendang telah terkumpul dan dikirim secara bertahap ke daerah terdampak.
Pengiriman bantuan kembali dilakukan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM), Kabupaten Padang Pariaman, Sabtu (22/8). Wali Kota Padang Fadly Amran yang juga Ketua DPW Gebu Minang Sumbar melepas langsung pengiriman bantuan tersebut.
Rendang selanjutnya diangkut menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara menuju Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, sebelum diteruskan ke NTT.
Fadly mengapresiasi Gebu Minang Sumbar, Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, dan Himpunan Pengusaha Rendang Minangkabau (Hipermi) yang menginisiasi penggalangan bantuan tersebut.
“Bantuan rendang sebelumnya telah dikirim pada 17 Agustus 2026 dan kembali dikirim pada hari ini sebagai bentuk kepedulian masyarakat Sumatera Barat. Mudah-mudahan bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat NTT yang tengah menghadapi musibah,” ujar Fadly.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada DPRD Kota Padang, Lanud Sutan Sjahrir, serta pihak lain yang turut mendukung pengiriman bantuan.
“Kami mendapat informasi, setelah ini akan dikirim lagi sebanyak 500 kilogram rendang. Mudah-mudahan dalam waktu dekat kita dapat mencapai target 5 ton sebagaimana yang telah ditetapkan,” katanya.
Sementara itu Ketua LKAAM Sumbar Fauzi Bahar mengatakan, Gebu Minang bersama LKAAM Sumbar telah mengumpulkan 3,6 ton rendang untuk korban gempa NTT.
Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang ikut berkontribusi dalam pengumpulan bantuan tersebut.
Menurut Fauzi, rendang dipilih karena merupakan makanan siap saji, mudah dikonsumsi, dan memiliki daya tahan relatif lama. Karakteristik tersebut membuat rendang dinilai sesuai untuk bantuan bagi masyarakat di daerah terdampak bencana.
“Kami dari Gebu Minang sangat berterima kasih kepada Bapak Wali Kota Padang yang begitu agresif menggerakkan masyarakat. Semoga bantuan ini dapat membantu ribuan masyarakat NTT yang terdampak gempa dan saat ini sedang mengungsi,” ujarnya.
Penggalangan bantuan rendang tersebut ditargetkan mencapai 5 ton. Bantuan diharapkan dapat segera disalurkan kepada masyarakat NTT yang terdampak gempa bumi 15 Agustus 2026. (red)