PADANG, KP— Pertanyaan tak terduga muncul dalam pelatihan menulis bagi siswa SMA negeri dan swasta yang diinisiasi Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, melalui Dinas Pendidikan Sumbar, Jumat (2/10).
“Jika menjadi pemimpin di Kota Padang, apakah Bapak akan tetap menguatkan program literasi bagi generasi muda, khususnya siswa SMA sederajat?” tanya salah seorang peserta dari SMAN 4 Kota Padang.
Pertanyaan tersebut langsung mendapat respons ringan dari Muhidi. Dengan nada bergurau, ia balik bertanya, “Apakah menyuruh saya menjadi wali kota?” ujarnya, disambut senyum para peserta.
Di balik jawaban gurau tersebut, Muhidi menegaskan bahwa penguatan literasi merupakan salah satu program yang menjadi perhatiannya dalam membentuk karakter generasi muda.
Ia mengatakan, selama dua tahun anggaran telah mengalokasikan anggaran pokok pikiran untuk mendukung program literasi. Bahkan, alokasi untuk program tersebut direncanakan kembali ditambah pada 2027.
Menurutnya, kemampuan literasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga bagaimana generasi muda mampu berpikir kritis serta mengolah informasi menjadi pengetahuan dan ilmu yang bermanfaat.
“Literasi itu penting untuk membentuk generasi yang mampu membaca, menulis, berpikir kritis, serta mengolah berbagai informasi menjadi ilmu yang bermanfaat. Karena itu, program literasi akan terus kita dorong untuk masa depan yang cerah,” katanya.
Sementara itu, siswa yang mengajukan pertanyaan tersebut mengatakan, penguatan literasi penting bagi pelajar karena dapat membuka wawasan dan mendorong siswa untuk lebih kritis dalam menerima serta mengolah informasi.
Ia berharap program literasi tidak hanya berhenti pada kegiatan pelatihan, tetapi dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak siswa SMA di Kota Padang maupun Sumbar.
Menurutnya, kemampuan menulis dan mengolah informasi menjadi bekal penting bagi pelajar untuk menyampaikan gagasan sekaligus menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Muhidi menambahkan, penguatan literasi di kalangan pelajar perlu dilakukan secara berkelanjutan agar generasi muda memiliki kemampuan menghadapi perkembangan zaman sekaligus mampu menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.
Pelatihan yang digelar hari itu diikuti 80 peserta dari sejumlah sekolah di Kota Padang. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan dalam beberapa angkatan sebagai bagian dari upaya memperluas kemampuan literasi dan menulis di kalangan pelajar.
Suasana akrab terlihat pada akhir kegiatan. Sejumlah siswa menghampiri Muhidi untuk bersalaman dan berswafoto. Momen tersebut membuat suasana semakin cair, sekaligus menunjukkan kedekatan para pelajar dengan Ketua DPRD Sumbar tersebut (Fai)