PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang memulai penataan Pasar Raya dengan membenahi basement Blok III sebagai persiapan relokasi pedagang yang masih berjualan di badan jalan. Langkah tersebut menjadi tahap awal revitalisasi kawasan pasar untuk menciptakan pusat perdagangan yang lebih tertata, aman, dan nyaman.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan relokasi pedagang baru akan dilakukan setelah kondisi basement dinyatakan layak ditempati. Karena itu, pembenahan difokuskan pada peningkatan infrastruktur agar kawasan bebas banjir, memiliki pencahayaan yang baik, serta memberikan kenyamanan bagi pedagang maupun pengunjung.
“Kita melihat perbaikan basement yang sedang tahap pengerjaan. Pedagang yang masih berjualan di badan jalan nanti akan dipindahkan setelah basement dipastikan layak, bebas banjir, terang, dan seluruh infrastrukturnya siap,” katanya saat meninjau progres revitalisasi Pasar Raya Padang, Kamis (30/7).
Terminal Sandang Pangan Diaktifkan Lagi
Selain menata lokasi pedagang, Pemko Padang juga membenahi sistem transportasi di kawasan Pasar Raya dengan mengaktifkan kembali terminal angkutan kota di kawasan Sandang Pangan dan eks kompleks IWAPI. Upaya itu dilakukan untuk menyebarkan aktivitas perdagangan sehingga tidak hanya terpusat di Jalan Pasar Raya.
“Kita ingin keramaian Pasar Raya tidak hanya terpusat di satu titik. Sandang Pangan, IWAPI, Merlin, kawasan SPR, hingga Blok IV harus sama-sama hidup agar perputaran ekonomi dirasakan seluruh pedagang,” ujar Fadly.
Menurutnya, revitalisasi Pasar Raya menjadi salah satu prioritas pembangunan terbesar Pemerintah Kota Padang pada tahun ini. Kawasan tersebut diproyeksikan berkembang sebagai pusat perdagangan modern sekaligus destinasi wisata belanja yang mampu menggerakkan perekonomian daerah.
Ia menambahkan, penataan Pasar Raya akan berlanjut pada 2027. Program tersebut meliputi pembenahan jalan, trotoar, pasar ikan, pasar daging, hingga penyediaan area khusus merokok guna meningkatkan kenyamanan masyarakat.
“Anggaran terbesar tahun ini kami fokuskan untuk Pasar Raya sebagai pusat ekonomi Kota Padang. Kami ingin masyarakat nyaman berbelanja, wisatawan tertarik berkunjung, dan pedagang merasakan manfaat dari meningkatnya aktivitas ekonomi,” katanya. (red)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!