PAYAKUMBUH, KP – Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Jambu Ibuah, Kelurahan Kubu Tapak Rajo, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh, Rabu (14/2) sekira pukul 14. 10 WIB. Kebakaran itu menghanguskan warung soto dan satu rumah warga.
Api diduga bersumber dari warung soto milik Feri yang baru saja ditutup beberapa jam sebelum peristiwa kebakaran itu terjadi. Menurut sejumlah saksi mata, awalnya asap tebal mengepul dari dalam warung soto. Tidak beberapa lama kemudian, api membesar dan menghanguskan warung soto lalu menjalar ke rumah warga yang berada di belakang warung soto tersebut.
Untuk menjinakan kobaran api agar tidak membakar warung yang berjejer di sepanjang jalan Jambu Ibuah itu, sebanyak tiga unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) milik Pemko Payakumbuh dan Pemkab Limapuluh Kota dikerahkan ke lokasi.
“Beruntung armada damkar segera datang dan berhasil memadamkan kobaran api. Namun, satu rumah permanen yang di belakang warung soto ikut hangus terbakar,” ujar seorang saksi mata bernama Diana.
Sekretaris Satpol PP Pemko Payakumbuh Dewi Novita mengatakan, sejauh ini penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Namun ia mengakui bahwa dari informasi sementara, api berasal dari warung soto.
“Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, sementara kerugian materil masih dalam penghitungan,” pungkas Dewi Novita.
TIGA BANGUNAN DI PADANG TERBAKAR
Sementara itu, tiga bangunan di Jalan Komplek Griya Kubu Utama, Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, ludes terbakar Selasa sore (13/2).
Kepala Bidang Operasional Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Padang Sutan Hendra menyebut, kebakaran menghanguskan satu rumah, satu toko kayu, dan satu tempat pangkas rambut.
“Kami mendapatkan informasi dari masyarakat setempat dan menurunkan 6 unit armada damkar dengan 30 personel untuk memadamkan api,” katanya.
Hendra menyampaikan, salah seorang saksi mengaku api terlihat dari atas atap tempat pangkas rambut dan merambah ke toko kayu dan ke satu rumah. Menurutnya, api dapat dipadamkan dalam waktu dua jam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun kerugian materil ditaksir mencapai Rp1 miliar. (dst/ksc)
