Home » FWP Sumbar Sharing Informasi dengan DPRD Yogyakarta

FWP Sumbar Sharing Informasi dengan DPRD Yogyakarta

Redaksi
A+A-
Reset

YOGYAKARTA, KP – Forum Wartawan Parlemen (FWP) DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menggelar pertemuan dengan sekretariat DPRD Provinsi Yogyakarta baru-baru ini untuk membahas sejumlah hal strategis terkait penyebarluasan publikasi kinerja kedewanan.

Ketua FWP Sumbar, Novrianto, menyatakan bahwa kualitas pemberitaan jurnalis FWP cukup optimal dalam melakukan peliputan. Setelah acara, jurnalis telah menyelesaikan laporan kegiatan yang terdiri dari media cetak dan elektronik.

“Media online memberikan berita yang cepat, sementara media cetak harian menyuguhkan pendalaman berita untuk terbit esok hari,” katanya.

Novrianto juga menekankan bahwa kehadiran awak media bertujuan untuk meningkatkan sinergi antara sekretariat DPRD dengan wartawan. Sinergi ini diharapkan dapat membangun kerja sama dan koordinasi antara kehumasan dan wartawan dalam koridor hubungan profesional.

“Dengan demikian, awak media juga memahami tugas-tugas kehumasan DPRD sehingga terbangun hubungan yang sinergis namun tetap dalam koridor profesionalisme,” ungkapnya.

Selain membahas kinerja kedewanan, kunjungan Sekretariat DPRD Provinsi Sumbar juga bertujuan untuk memperoleh pengetahuan tentang pengembangan sektor pariwisata dari Yogyakarta.

Sektor ini memberikan sumbangan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang cukup signifikan terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) provinsi tersebut.

Novrianto menyatakan bahwa secara keseluruhan, Yogyakarta dan Sumbar memiliki kesamaan dalam geografis wilayah. Keduanya mengandalkan sektor pariwisata untuk mengembangkan daerahnya. Sumbar juga memiliki potensi pariwisata yang menarik, namun belum sepenuhnya tergarap seperti provinsi Bali.

Kunjungan Sekretariat DPRD Provinsi Sumbar diterima oleh Kepala Bagian dan Protokol DPRD Yogyakarta, Hendro Sukendar, bersama Koordinator Wartawan DPRD Yogyakarta. “Hasil kunjungan ini akan kita serap, kemudian menjadi bahan untuk meningkatkan kualitas,” jelas Novrianto.

Sementara itu Hendro Sukendar menyatakan bahwa keberadaan pariwisata di Yogyakarta selalu mendapatkan dukungan dari masyarakat. Hal ini terbukti dengan banyaknya objek pariwisata yang terbangun atas partisipasi masyarakat lokal.

Dia memberikan contoh Pantai Parang Tritis, yang saat ini mendapatkan perhatian internasional. Pembangunan objek wisata tersebut merupakan inisiatif masyarakat setempat yang mengandeng investor lokal. “Masyarakat di sana bahkan membelah bukit untuk menciptakan destinasi wisata baru yang kini sudah terkenal,” jelasnya. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?