PADANG, KP – Maraknya kasus korupsi dan berbagai persoalan moral yang mencuat di ruang publik dinilai berdampak pada menurunnya kepercayaan generasi muda terhadap figur teladan. Di tengah kondisi tersebut, peran orang tua dipandang sebagai investasi terpenting dalam membangun karakter anak sekaligus memperkuat ketahanan sosial di lingkungan masyarakat.
Persoalan itu mengemuka dalam kegiatan Peningkatan Kapasitas Kewaspadaan Dini Masyarakat yang digagas Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, dan diselenggarakan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumbar, Kamis (6/8).
Salah seorang peserta, Soni yang juga Ketua RT di Kota Padang, mengatakan kondisi tersebut membuat orang tua semakin sulit memberikan nasihat kepada anak-anak dan remaja. Menurutnya, berbagai kasus korupsi dan persoalan sosial yang terus menjadi sorotan publik telah memengaruhi cara pandang generasi muda terhadap orang-orang yang seharusnya menjadi teladan.
“Generasi muda sekarang mengalami krisis kepercayaan terhadap orang yang lebih tua. Banyaknya kasus korupsi dan persoalan lainnya yang menjadi perhatian publik membuat orang tua semakin sulit memberikan nasihat kepada mereka,” ujar Soni.
Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Sumbar Muhidi mengajak masyarakat untuk tidak menyerah menghadapi kondisi tersebut. Menurutnya, pembinaan karakter dan edukasi di tengah masyarakat harus terus diperkuat agar nilai-nilai positif tetap tumbuh di lingkungan keluarga maupun masyarakat.
“Kita tidak boleh menyerah dengan keadaan. Edukasi kepada masyarakat harus terus dilakukan agar kepercayaan dan nilai-nilai kebersamaan tetap terjaga,” kata Muhidi.
Ia menegaskan, menjaga stabilitas sosial merupakan tanggung jawab bersama. Kondisi sosial yang kondusif akan menciptakan iklim yang baik bagi masuknya investasi, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta membuka lebih banyak lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Muhidi juga mengingatkan pentingnya membangun kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama dalam memberikan perlindungan kepada anak-anak. Menurutnya, seluruh elemen masyarakat harus berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman dan ramah bagi tumbuh kembang generasi muda.
“Kita harus menjaga keramahan terhadap sesama, terutama kepada anak-anak. Jangan sampai ada lagi kasus perundungan. Lingkungan yang aman dan peduli adalah modal penting untuk melahirkan generasi yang berkualitas,” tegasnya. (fai)
Have any thoughts?
Share your reaction or leave a quick response — we’d love to hear what you think!