Home » Pemko Solok Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Air di Tengah Perubahan Iklim

Pemko Solok Siap Hadapi Tantangan Pengelolaan Air di Tengah Perubahan Iklim

Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP – Wali Kota Solok, Zul Elfian Umar, menyoroti pentingnya pengelolaan sumber daya air di wilayahnya. Kota Solok yang dikelilingi pegunungan dan dialiri sungai-sungai kecil, memiliki potensi besar dalam hal ketersediaan air, namun juga menghadapi tantangan dalam menjaga keseimbangan alam demi kebutuhan warganya.

“Kita berada di daerah yang kaya akan sumber daya air, tapi kekayaan ini harus kita kelola dengan bijak, bukan hanya untuk kebutuhan sekarang, tapi juga demi generasi mendatang,” ujar Zul Elfian pada Rabu (2/10).

Kota Solok terkenal dengan sistem irigasinya yang menopang sektor pertanian, terutama sawah yang membentang di sekitar kota. Namun, pengelolaan yang kurang baik dapat menyebabkan bencana lingkungan seperti banjir dan kekeringan di musim kemarau. Wako Zul Elfian menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan melindungi sumber-sumber air untuk menjaga kelestarian ekosistem di wilayah tersebut.

“Kita harus memastikan bahwa pengelolaan air bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan air bersih, tetapi juga untuk melindungi keanekaragaman hayati,” tambahnya.

Perubahan iklim menjadi tantangan tambahan bagi Kota Solok, dengan cuaca ekstrem yang sering terjadi, mulai dari curah hujan yang tinggi hingga musim kemarau yang berkepanjangan. Zul Elfian menyatakan bahwa teknologi irigasi yang lebih modern dan pendidikan konservasi air bagi masyarakat menjadi solusi utama untuk mengatasi tantangan ini.

Sebagai bagian dari upaya pengelolaan air terpadu, Pemko Solok telah meluncurkan beberapa program, seperti revitalisasi saluran irigasi, penanaman pohon di hulu sungai untuk mencegah erosi, dan kampanye sadar lingkungan. Menurut Zul Elfian, keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada kolaborasi dengan masyarakat, yang turut serta menjaga sumber daya air secara mandiri dan mengelola penggunaannya dengan bijak.

“Keberhasilan pengelolaan sumber daya air sangat bergantung pada kerja sama antara pemerintah dan masyarakat,” ujarnya.

Zul Elfian juga menegaskan bahwa menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam adalah tugas besar, tetapi dengan komitmen bersama, ia yakin Kota Solok bisa menjadi contoh dalam pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan.

“Kota Solok adalah rumah kita. Apa yang kita lakukan sekarang akan menentukan masa depan kota ini. Menjaga keseimbangan alam adalah tanggung jawab kita bersama,” tutupnya. (van)

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?