PADANG, KP – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Padang periode 2024-2029 resmi dilantik di Aula Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang pada Sabtu (18/1). Pelantikan ini sekaligus menandai pembukaan Musyawarah Kerja Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (Muskercab PCNU) Kota Padang, dengan tema “Mengisi Abad Kedua Nahdlatul Ulama dan Kebangkitan Baru.”
Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, memberikan apresiasi atas kontribusi NU dalam pembangunan daerah, khususnya dalam memperkuat nilai-nilai keagamaan dan sosial. “PCNU Kota Padang telah menjadi mitra penting pemerintah dalam memajukan masyarakat. Saya berharap, kepengurusan baru ini semakin solid dan mampu menghadirkan program yang bermanfaat bagi umat,” ujar Andree Algamar.
Andree menekankan pentingnya peran PCNU sebagai pilar dalam mendukung pembangunan daerah, dengan harapan agar kolaborasi antara pemerintah dan organisasi keagamaan ini dapat menciptakan sinergi yang efektif dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Di tempat yang sama Khatib Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Pusat, K.H Solahudin Al Ayubi, turut hadir dalam acara tersebut mengajak pengurus yang baru dilantik untuk memulai langkah mereka dengan semangat kebersamaan. “Pengurus yang baru dilantik akan melangkah mulai dari nol, mari kita bersama-sama untuk membesarkan nama Nahdlatul Ulama di Kota Padang dan menjalankan tugas keagamaan serta kemasyarakatan,” ucapnya.
Ketua PCNU Kota Padang, H. Syafrial Nadir Ma mengungkapkan bahwa langkah pertama yang akan diambil adalah konsolidasi organisasi, yang akan dilakukan melalui rapat dengan pengurus cabang yang telah dilantik. Selain itu, program-program yang telah dilakukan oleh pengurus kecamatan juga akan dihidupkan kembali.
Muskercab PCNU Kota Padang ini juga diisi dengan diskusi strategis terkait program kerja dan penguatan peran NU di tengah masyarakat. “Program unggulan yang akan kita laksanakan antara lain pengajian majelis ta’lim & wirid, pembinaan pesantren, serta pertemuan malam (Lailatul Ijtima’) yang akan diadakan setiap hari Kamis di setiap kecamatan,” tambahnya. Program ini bertujuan agar masyarakat dapat merasakan keberadaan Nahdlatul Ulama yang hidup dalam kedamaian. (kom)
