PADANG, KP – Antusiasme masyarakat Kota Padang terhadap olahraga belum sejalan dengan ketersediaan infrastruktur memadai, seperti stadion milik pemerintah daerah. Hingga kini, Kota Padang belum memiliki stadion yang sepenuhnya dikelola oleh Pemko sendiri.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, menyoroti hal ini saat penutupan turnamen Aciak Mart Cup 2025 di Lapangan Imam Bonjol, Senin (22/9). Ia menekankan pentingnya keberadaan stadion atau sport center yang representatif untuk mendukung perkembangan atlet muda.
“Sejak dulu kita sudah mewacanakan stadion milik Kota Padang sendiri, tapi belum terwujud. Saat ini, Padang menjadi salah satu kota yang belum memiliki stadion sendiri,” ujar Mastilizal Aye.
Mastilizal menambahkan, sport center di setiap kecamatan memang menjadi opsi, namun yang diharapkan adalah stadion besar seperti GOR Agus Salim yang mampu menggelar pertandingan nasional maupun internasional. Ia mencontohkan, PSP Padang sebagai ikon klub kota harus bertanding di stadion milik pihak lain, yang menurutnya kurang ideal.
“Dengan sinergi bersama Walikota Padang, kami berharap stadion milik kota ini bisa terwujud. Seperti halnya pembangunan kantor Balai Kota dan Kantor DPRD di masa lalu, stadion dapat menjadi legacy pemimpin Kota Padang saat ini,” ujar Mastilizal.
Ia menambahkan, keberadaan stadion akan mendukung penyelenggaraan olahraga berskala nasional maupun internasional, termasuk Porprov dan PON, sekaligus memberi dampak ekonomi melalui UMKM sekitar stadion.
“Stadion dan kegiatan olahraga dapat menghidupkan seluruh ekosistem olahraga, dari wasit, pelatih, pemain, hingga UMKM di sekitarnya. Efek domino ini akan sangat baik bagi masyarakat,” pungkasnya. (bim)
