PAYAKUMBUH, KP — Dua rumah warga di RT 03/RW 02 Kelurahan Nunang Daya Bangun, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh terendam banjir. Peristiwa ini terjadi akibat meluapnya aliran Sungai Batang Agam setelah hujan deras melanda kawasan tersebut sejak awal pekan ini.
Debit air di jalanan yang berada di pinggiran aliran Batang Agam mencapai setinggi lutut orang dewasa hingga Jumat pagi (28/11). Dua rumah warga yang terdampak terlihat terkunci dari dalam.
Menurut warga sekitar, Mai, banjir yang terjadi di daerah itu bukan kali pertama. Fenomena ini nyaris terjadi setiap tahun saat musim hujan karena banyak rumah warga yang dibangun terlalu dekat di pinggiran aliran Batang Agam.
“Air naik dan meluap ke jalan, dan merendam dua rumah warga sejak dua hari lalu. Biasanya, air akan kembali surut kalau intensitas hujan sudah berhenti,” ucapnya.
Anggota Polres Payakumbuh, Irvan Bintoro, yang melakukan patroli, juga mengonfirmasi kondisi tersebut.
“Dari hasil patroli, kita lihat memang dua rumah warga di aliran Sungai Batang Agam terdampak karena arus air sungai mulai naik,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi jatuhnya korban, polisi mengimbau warga Payakumbuh, terutama yang tinggal di sepanjang aliran Sungai Batang Agam, untuk meningkatkan kewaspadaan.
“Masyarakat atau warga Payakumbuh harus lebih hati-hati dan waspada jika air kembali naik. Selamatkan diri dan barang-barang yang bisa dibawa,” tutup Irvan Bintoro. (dst)
