PADANG, KP — Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Padang membersihkan SMAN 12 Padang yang tertimbun lumpur setelah banjir bandang menerjang kawasan Gurun Laweh, Kecamatan Nanggalo. Saat banjir melanda Jumat pekan lalu, lumpur setinggi dada orang dewasa masuk ke lingkungan sekolah.
Pembersihan dilakukan Minggu (7/12). Puluhan ASN dari berbagai OPD berkumpul di halaman sekolah untuk memulai gotong royong. Mereka menata kembali ruang kelas, merapikan meja dan kursi, serta mengangkat lumpur yang memenuhi drainase menggunakan cangkul, skop, dan karung.
“Kita melihat banyak rumah dan sekolah yang terendam banjir serta lumpur. Kita harus saling membantu membersihkannya bersama-sama,” ujar Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat apel sebelum gotong royong.
Maigus berharap aktivitas belajar mengajar dapat kembali berlangsung setelah pembersihan selesai.
“Semoga setelah ini sekolah dapat difungsikan kembali,” ujar Maigus.
Selain membersihkan SMAN 12, ASN Pemko Padang juga membantu warga sekitar membersihkan rumah dari material lumpur dan mengeruk drainase yang tertutup endapan banjir.
Gotong royong tersebut turut dihadiri sejumlah kepala OPD, di antaranya Sekdako Andree Algamar, Asisten III Corri Saidan, Asisten II Didi Aryadi, Kepala Diskominfo Boby Firman, dan pejabat lainnya.
Sejak banjir bandang menerjang Gurun Laweh, pihak sekolah mewajibkan siswa hadir. Siswa yang tidak terdampak banjir ikut bergotong royong membersihkan lingkungan sekolah dari sisa lumpur. (mas)
