Home » Gubernur Mahyeldi Minta Pers Kawal Tahap Pemulihan Pascabencana

Gubernur Mahyeldi Minta Pers Kawal Tahap Pemulihan Pascabencana

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengajak seluruh insan pers, khususnya yang bernaung di bawah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, untuk aktif mengawal tahapan rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana hidrometeorologi. Pasalnya, fase krusial ini memerlukan pengawasan ketat agar proses pemulihan berjalan komprehensif, berkelanjutan, dan benar-benar menyentuh kebutuhan jangka panjang masyarakat terdampak.

Penegasan tersebut disampaikan Gubernur saat menerima audiensi pengurus PWI Sumbar di Istana Gubernuran, baru-baru ini. Seiring berakhirnya masa tanggap darurat tingkat provinsi pada Senin pekan lalu (22/12), fokus pemerintah kini beralih sepenuhnya pada penyusunan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) berdasarkan hasil validasi data dari kabupaten dan kota terdampak.

“Tolong rekan-rekan media kawal tahapan krusial ini. Jangan sampai satu atau dua bulan setelah bencana, perhatian terhadap masyarakat mulai mengendur. Pers berperan penting memastikan komitmen pemerintah pusat tetap berjalan baik di lapangan,” ujar Mahyeldi, didampingi sejumlah pejabat teras Pemprov Sumbar.

Merespons ajakan tersebut, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyatakan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi melalui fungsi pers dalam proses pemulihan daerah. Sebagai langkah nyata, PWI Sumbar berencana menggelar Seminar Nasional bertajuk ‘Sumbar Bangkit: Pemulihan Total, Komprehensif, dan Jangka Panjang Pascabencana’ pada pekan ketiga Januari 2026 mendatang.

Agenda besar yang mendapat dukungan penuh dari BNPB ini dirancang untuk menghasilkan peta jalan (roadmap) yang jelas bagi penguatan mitigasi bencana di masa depan.

Gubernur Mahyeldi menyambut positif rencana tersebut dan meminta jajarannya segera mengoordinasikan pelaksanaan seminar agar selaras dengan finalisasi dokumen strategi pemulihan yang sedang disusun pemerintah.

Melalui sinergi ini, Pemprov Sumbar berharap transparansi dalam tahap rehab-rekon tetap terjaga, mulai dari perbaikan infrastruktur publik hingga pemulihan aktivitas sosial-ekonomi warga. Kehadiran pers diharapkan menjadi jembatan informasi yang akurat sekaligus pengingat bagi para pemangku kepentingan agar tidak abai dalam menyelesaikan sisa pekerjaan rumah pascabencana. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?