PADANG, KP – Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat solidaritas sosial di tengah ujian bencana hidrometeorologi.
Ajakan itu disampaikan saat ia memimpin upacara Hari Amal Bhakti (HAB) ke-80 Kementerian Agama tingkat Kota Padang di Aula MAN 2 Padang, Sabtu (3/1).
Upacara yang mengusung tema “Umat Rukun dan Sinergi Indonesia Damai dan Maju” berlangsung khidmat dan diikuti jajaran aparatur sipil negara Kemenag Kota Padang.
Dalam kesempatan itu, Maigus Nasir membacakan pidato tertulis Menteri Agama Nasaruddin Umar. Ia menegaskan, peringatan HAB menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah berbagai cobaan yang dihadapi masyarakat.
“Di tengah ujian bencana yang kita alami, Hari Amal Bhakti ini hendaknya menjadi pengingat bagi kita semua untuk bersatu, saling bahu-membahu, serta memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” ujar Maigus Nasir.
Ia menambahkan, umat beragama perlu semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT sebagai sumber kekuatan, sekaligus menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan menjaga kedamaian dan persatuan.
“Semoga HAB ke-80 ini menjadi titik balik bagi seluruh elemen umat untuk terus bersatu dan saling menguatkan, sehingga masyarakat tetap rukun, tangguh, dan optimistis menghadapi berbagai tantangan ke depan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Kantor Kemenag Kota Padang Edy Oktafiandi menyampaikan, peringatan HAB ke-80 menjadi momentum meningkatkan semangat pengabdian ASN Kemenag dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pada kesempatan yang sama dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kemenag Kota Padang dan Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Kota Padang. Selain itu, panitia juga menyematkan Satya Lencana Karya Satya kepada sejumlah ASN Kemenag Kota Padang.
Upacara tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar yang juga Ketua Kwartir Cabang 09 Gerakan Pramuka Kota Padang, Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Padang Salmadanis, serta tokoh lintas agama dan unsur terkait lainnya. (red)
