Home » Pemko Payakumbuh Kebut Pembangunan Kembali Pasar Blok Barat

Pemko Payakumbuh Kebut Pembangunan Kembali Pasar Blok Barat

Redaksi
A+A-
Reset

PAYAKUMBUH, KP — Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mempercepat rencana pembangunan kembali pusat pertokoan Blok Barat Pasar Payakumbuh yang terbakar pada akhir Agustus 2025. Pembangunan pasar tersebut direncanakan berlantai empat.

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta bersama Kepala Dinas PUPR Muslim serta Kepala Dinas Koperasi dan UKM bergerak cepat dengan mendatangi sejumlah kementerian di Jakarta untuk memastikan kelanjutan pembangunan pasar. Rombongan yang dipimpin langsung Wali Kota itu melakukan koordinasi ke Kementerian Perdagangan Republik Indonesia dan Kementerian Pekerjaan Umum.

Di Kementerian Perdagangan, rombongan bertemu Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri serta Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri. Selain itu, Pemko Payakumbuh juga melakukan pembahasan dengan Tim Direktorat Jenderal Prasarana Strategis Kementerian Pekerjaan Umum.

Kepala Dinas PUPR Kota Payakumbuh, Muslim mengatakan, terbitnya sertifikat lahan menjadi modal penting dalam percepatan pembangunan kembali Blok Barat Pasar Payakumbuh. Sertifikat tersebut sebelumnya menjadi salah satu kendala utama dalam pengajuan pembangunan.

“Saat ini kami berada di Jakarta untuk bertemu Wakil Menteri Perdagangan terkait persoalan Pasar Payakumbuh. Sertifikat sudah keluar, sebagaimana disampaikan anggota DPR RI Andre Rosiade saat berkunjung ke Payakumbuh beberapa waktu lalu,” kata Muslim, Rabu (27/1).

Menurutnya, selain koordinasi dengan Kementerian Perdagangan, Pemko Payakumbuh juga mengurus rekomendasi pembangunan ke Kementerian Pekerjaan Umum. Menurutnya, rekomendasi tersebut sebelumnya tertunda karena belum lengkapnya persyaratan administrasi.

“Sertifikat kini sudah berbentuk elektronik dan persyaratan telah dipenuhi. Kami juga sudah bertemu Kementerian PU untuk mengurus rekomendasi pembangunan. Alhamdulillah, rekomendasi segera dikeluarkan. Tadi di Kementerian PU juga telah dibahas rencana pembangunan, sementara untuk anggaran masih dalam tahap pengusulan,” ujarnya.

Terkait masih adanya dinamika dan penolakan dari sebagian Niniak Mamak Koto Nan IV, Muslim menyatakan Pemko Payakumbuh akan terus memberikan penjelasan secara persuasif kepada masyarakat.

“Kami terus menjelaskan bahwa langkah ini dilakukan semata-mata untuk kepentingan masyarakat dan pembangunan Kota Payakumbuh. Tidak ada kepentingan pribadi dalam proses ini,” katanya. (dst)

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?