PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang menargetkan 37.648 pekerja rentan terdaftar dalam Program BPJS Ketenagakerjaan dalam lima tahun ke depan.
Target tersebut disampaikan Wali Kota Padang, Fadly Amran, saat menerima kunjungan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Afrialdi, di kediamannya, Senin (27/4).
Fadly menegaskan, program ini menjadi bagian dari Program Unggulan Padang Melayani yang berfokus pada kemudahan akses layanan publik, khususnya jaminan sosial bagi masyarakat.
“Kita terus mendorong agar pekerja rentan dapat terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Kami berharap dukungan BPJS agar target ini bisa tercapai, karena program ini sudah berjalan lebih dari satu tahun,” ujarnya.
Ia menilai, perluasan kepesertaan akan memberikan perlindungan sosial bagi pekerja sekaligus berkontribusi menekan angka pengangguran dan kemiskinan di Kota Padang.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padang, Afrialdi, mengapresiasi dukungan pemerintah daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan, termasuk melalui regulasi yang telah diterapkan.
“Saat ini, sekitar 10 ribu pekerja informal di Kota Padang telah mendapatkan perlindungan melalui pembiayaan dari Pemerintah Kota Padang. Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan perlindungan kepada pekerja rentan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, untuk mempercepat pencapaian target, pihaknya bersama Pemko Padang akan mengoptimalkan peran dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
“Kami akan mengundang perusahaan kategori platinum dan gold untuk berkontribusi. Setiap perusahaan diharapkan dapat melindungi minimal 100 hingga 200 pekerja rentan melalui CSR,” jelasnya.
Pertemuan tersebut turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Feri Erviyan Rinaldy, Kabag Perekonomian dan SDA Indra Noveri, serta Kabag Pengadaan Barang dan Jasa Malvi Hendri. (red)
