PAINAN, KP – Bupati Pesisir Selatan (Pessel), Rusma Yul Anwar memimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke XXVII dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tingkat Kabupaten Pessel 2023, Selasa (2/5), di GOR H. Ilyas Yakub Painan.
Hadir pada upacara tersebut Wakil Bupati Pessel, Rudi Hariyansyah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah; perangkat daerah dan ASN di lingkup Pemerintah Daerah serta pelajar dari Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA/sederajat) di Pessel.
Pembina Upacara Bupati Rusma Yul Anwar dalam upacara tersebut menyampaikan dua pidato sekaligus, yakni Pidato Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Menteri Pendidikan Nasional Nadiem Anwar Makarim.
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengatakan perlu kiranya kita melakukan refleksi sejenak, kembali memahami esensi filosofis dari diterapkannya Otonomi Daerah yang saat ini genap berusia 27 tahun. Dikatakan, tujuan dilaksanakannya Otonomi Daerah dengan mendesentralisasikan sebagian kewenangan, sejatinya untuk menjadikan daerah mencapai kemandirian fiskal dengan menggali berbagai potensi sumber daya yang dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memacu terjadinya percepatan dan pemerataan pembangunan.
Dikatakan, penyerahan sebagian urusan pemerintah pusat ke daerah dilaksanakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 1995 kepada 27 Daerah Tingkat II kala itu dijadikan tonggak sejarah dalam pelaksanaan Otonomi Daerah di Indonesia. Sehingga, pada 7 Februari 1996, pemerintah pusat mengeluarkan Keputusan Presiden Nomor 11 Tahun 1996 menetapkan tanggal 25 Mai sebagai Hari Otonomi Daerah. Setelah itu lahirlah Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah yang ditetapkan pada 7 Mai 1999.
“Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999 telah memberikan dampak positif terhadap Otonomi Daerah, dibuktikan dengan adanya percepatan pembangunan yang ditandai dengan meningkatnya angka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) dan kemampuan fiskal daerah,” tuturnya.
Namun, katanya, bagi daerah yang masih rendah PAD-nya, agar melakukan terobosan dan inovasi untuk menggali berbagai potensi yang dapat memberikan nilai tambah serta peningkatan bagi PAD bahkan melebihi TKDD (Transfer ke Daerah dan Dana Desa – red) tanpa melanggar hukum dan norma yang ada serta tidak memberatkan masyarakat.
Tito Karnavian juga menyerukan agar Kepala Daerah mendukung kebijakan pemerintah terkait pengendalian inflasi tahun 2023 demi menjaga ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga pangan, daya beli masyarakat dan mendukung kelancaran distribusi serta stabilitas perekonomian di daerah.
Sementara itu, Nadiem Anwar Makarim mengatakan, Peringatan Hari Pendidikan Nasional tahun 2023 mengusung tema; Bergerak Bersama Semarakan Merdeka Belajar.
Nadiem Anwar Makarim lebih lanjut mengatakan, anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri.
Ditambahkan, para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform merdeka belajar. (don)
