SOLOK, KP – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok, Septrismen, mengungkapkan keprihatinan atas masih banyaknya aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok yang tidak dimanfaatkan dan terlantar.
Menurut Septrismen, aset-aset tersebut tersebar di beberapa titik di Kabupaten Solok dan ada yang bernilai miliaran rupiah. Bahkan, eks kantor Bupati Solok di Koto Baru turut menjadi korban terlantar.
Septrismen mengatakan, salah satu contoh aset yang terlantar adalah Gedung Labor Dinas Pendidikan di Bukit Putus yang dibangun sekitar 1,75 miliar rupiah bersama dengan bangunan serupa di Alahan Panjang.
Selain itu, ada juga bangunan pustaka terpadu dengan dana sekitar Rp 300 juta yang tidak dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Taman Hutan Kota Terpadu (THKT) Sukarami, yang terletak sekitar 100 meter dari Tugu Ayam Arosuka, ibukota Kabupaten Solok, juga masih belum jelas nasibnya dan terlantar.
“Sangat disayangkan bahwa aset-aset tersebut tidak terurus meski sudah dibangun dengan anggaran yang besar,” ungkapnya kepada KORAN PADANG, Minggu (7/5).
Septrismen juga menyebutkan bahwa satu tahun yang lalu, pada tanggal 19 Mei 2022, Bupati Solok, H. Epyardi Asda, telah melakukan pendataan rapat penataan aset Pemkab Solok yang ada di Kota Solok. Namun, mungkin bidang terkait kurang tanggap.
Septrismen menyatakan harapannya bahwa DPRD dan Pemkab dapat bekerja sama untuk menindaklanjuti pendataan dan penataan aset-aset tersebut. Septrismen juga menambahkan bahwa DPRD bertanggung jawab terhadap aset daerah Kabupaten Solok dan harus terlibat dalam pengelolaannya.
Sebelumnya, pada saat pendataan rapat penataan aset Pemkab Solok di Kota Solok pada tanggal 19 Mei 2022, Bupati Solok, H. Epyardi Asda, mengatakan bahwa ia akan berusaha menertibkan semua aset pemda yang ada di kota Solok.
KotaIa berharap aset-aset tersebut dapat kembali menjadi kontribusi bagi Pemkab dan tidak terlantar seperti sebelumnya. Pada saat itu, Bupati Solok juga mengundang Wakil Bupati Solok, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Solok, Sekda Kabupaten Solok, Plt Asisten Koor Pemerintahan, Kepala BKD, Anggota DPRD, dan Kabag Humas untuk hadir dalam rapat tersebut. (wan)
