LUBUKSIKAPING, KP – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Pasaman di bawah kepemimpinan Sabar AS terus membuktikan komitmennya dalam pemenuhan ketersediaan darah dengan menggiatkan Donor Darah Sukarela (DDS) di tingkat kecamatan hingga nagari di daerah tersebut.
Sabar AS mengatakan, saat ini program prioritas PMI setempat adalah menyediakan darah sebanyak mungkin agar tidak ada lagi masyarakat Pasaman yang kesulitan saat membutuhkannya di rumah sakit.
“Pertama, kita perkuat pengurus PMI di setiap kecamatan di Kabupaten Pasaman. Hingga saat ini, sudah kita lantik pengurus PMI Kecamatan Dua Koto, Simpati, Tigo Nagari, dan Lubuk Sikaping.
Di momen pelantikan ini juga kita adakan gebyar donor darah, rata-rata mencapai 20 kantong setiap pelantikan. Kecamatan lainnya dalam waktu dekat juga akan kita lantik secara bergilir, agar misi kemanusiaan ini terlaksana hingga kecamatan dan nagari,” kata Sabar AS, yang juga Wakil Bupati Pasaman, Kamis (25/5).
Pengurus PMI kecamatan akan mempermudah pembentukan kelompok pendonor Donor Darah Sukarela (DDS) di tiap kenagarian dan aktivitas Palang Merah Remaja (PMR) yang berada di sekolah.
“Kita akan mengaktifkan kelompok pendonor seperti Donor Darah Sukarela (DDS) dan Palang Merah Remaja (PMR),” tambah Sabar AS.
Ia mengatakan bahwa misi kemanusiaan ini akan menjadi agenda rutin dan wadah gotong-royong serta saling menolong sesama manusia. Sehingga keberadaan dan rasa saling tolong-menolong akan menjadi gaya hidup masyarakat Pasaman ke depan melalui wadah PMI Pasaman.
“PMI Pasaman adalah wadah pemersatu dan saling tolong-menolong bagi masyarakat Pasaman melalui donor darah,” ungkapnya.
Pihaknya mengimbau kepada seluruh ASN dan masyarakat Pasaman untuk berpartisipasi mendonorkan darahnya untuk misi kemanusiaan. “Agar PMI Pasaman memiliki cadangan darah yang cukup dan dapat mengatasi kebutuhan darah yang dibutuhkan masyarakat Pasaman,” katanya.
Diharapkan target pemenuhan kebutuhan darah bagi pasien dan masyarakat Pasaman dapat tercapai.
“Kondisi kesulitan mendapatkan darah selama ini menjadi penderitaan dan momok yang dialami masyarakat. PMI Pasaman terus berupaya mengatasi kelangkaan darah tersebut sebagai misi kemanusiaan dan kemaslahatan umat,” katanya.
Selain donor darah, prioritas PMI Pasaman terus bergerak dalam bidang tanggap bencana, baik pada tahap tanggap darurat maupun pasca bencana, seperti yang dilaksanakan di Malampah, dan misi kemanusiaan lainnya.(nst)
