100 Tahun Jam Gadang

Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, saat memimpin rapat persiapan 100 Tahun Jam Gadang bersama panitia IMLF untuk memastikan kesiapan sarana dan agenda festival literasi berskala internasional.

BUKITTINGGI, KP – Pemerintah Kota Bukittinggi bersama International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) mematangkan persiapan rangkaian kegiatan menyambut 100 Tahun Jam Gadang. Rapat koordinasi tersebut berlangsung di Balai Kota Bukittinggi untuk menyelaraskan agenda besar yang akan memuncak pada Juni mendatang, Senin (19/1).

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis menjelaskan, tahun 2026 menjadi momentum istimewa karena ikon kebanggaan masyarakat, Jam Gadang, genap berusia satu abad. Penyelenggaraan IMLF ke-4 yang diinisiasi Satu Pena Sumbar akan menjadi bagian utama dari program unggulan 1001 Event yang telah dicanangkan pemerintah daerah.

“Diperlukan kesiapan matang karena lebih dari 100 event akan digelar hingga puncaknya pada Juni 2026. IMLF ke-4 ini sangat spesial karena akan melibatkan peserta dari puluhan negara sebagai bagian dari rangkaian peringatan 1 Abad Jam Gadang,” ujar Ibnu Asis didampingi Sekretaris Daerah Rismal Hadi.

Sementara, Ketua Satu Pena Sumatera Barat, Sastri Bakry menyebut, hingga saat ini sudah ada 25 negara yang mendaftar untuk berpartisipasi dalam festival yang direncanakan berlangsung pada 3 hingga 7 Juni tersebut. Kehadiran penulis dan seniman mancanegara diharapkan dapat mengangkat posisi Bukittinggi sebagai pusat literasi dan kebudayaan Minangkabau di tingkat dunia.

Menurutnya, rangkaian IMLF ke-4 akan diisi dengan sembilan kegiatan utama, mulai dari seminar internasional, peluncuran buku, pameran seni, hingga wisata sejarah. Seminar internasional nantinya menghadirkan pembicara lintas negara yang akan mengupas Jam Gadang dari berbagai perspektif ilmu dan sejarah.

“Peserta mancanegara akan mendapatkan pengalaman menarik berada di Bukittinggi tepat saat Jam Gadang berusia 100 tahun. Kami ingin momen ini menjadi catatan sejarah penting bagi dunia literasi dan pariwisata Sumatera Barat,” ungkap Sastri Bakry. (edw/*)

Related posts

Gubernur Sumbar Geram, Sindir Abu Janda dengan Ungkapan Minang

DPRD Sumbar Kawal Rehabilitasi Jalan Strategis di Pasaman-Pasbar

Tangkal Degradasi Moral, Gubernur Mahyeldi Luncurkan Sistem Pendidikan Berbasis Surau