PADANG, KP — Aksi memasak rendang dalam skala besar yang digelar Dinas Pariwisata Kota Padang di Gedung Youth Center, Sabtu (6/12), menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap warga terdampak banjir bandang. Ratusan kilogram rendang siap santap dibagikan langsung ke lokasi-lokasi pengungsian.
Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yudi Indrasyani, mengatakan kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penyediaan makanan.
“Kegiatan ini bukan sekadar memasak makanan, tetapi juga tentang menyalurkan harapan, energi positif, dan memastikan para korban bencana tidak merasa sendirian dalam menghadapi cobaan ini,” ujar Yudi.
Menurutnya, prioritas utama kegiatan tersebut adalah memastikan kualitas nutrisi dan keamanan pangan bagi pengungsi. Upaya ini juga diharapkan dapat mengurangi beban psikologis warga yang masih bertahan di tempat pengungsian.
Jumlah pengungsi hingga 5 Desember tercatat sebanyak 1.343 orang. Mereka tersebar di lima kecamatan terdampak. Kecamatan Pauh menjadi lokasi dengan pengungsi terbanyak, yakni 708 orang. Disusul Kecamatan Nanggalo 404 orang, Koto Tangah 152 orang, Kuranji 68 orang, dan Lubuk Kilangan 11 orang. “Rendang ini kita kemas untuk kemudian kita sebar ke empat kecamatan terdampak,” sebut Yudi.
Empat wilayah yang menerima bantuan rendang yaitu Koto Tangah, Pauh, Kuranji, dan Nanggalo. Sebanyak 200 kilogram rendang didistribusikan ke dapur-dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan para pengungsi. (mas)
