SEBANYAK 65 anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) periode 2024 – 2029 resmi dilantik, Rabu (28/9/2024) di ruang sidang utama kantor DPRD Sumbar.
Pelantikan tersebut dilakukan melalui sidang paripurna dengan agenda Penutupan Masa Jabatan anggota DPRD 2019 -2024 dan Pengucapan Sumpah anggota DPRD Masa Jabatan 2024 – 2029.
Hadir Gubernur Sumbar, Mahyeldi, Wagub Sumbar Audy Joinaldy, Sekwan Raflis serta unsur Forkopimda, dan tamu undangan lainnya.
Ketua DPRD Sumbar periode 2019-2024, Supardi saat memimpin paripurna tersebut didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Safar, Suwirpen Suib, Indra Dt Rajo Lelo berharap, peralihan keanggotaan DPRD Sumbar masa jabatan yang lama ke baru bisa membawa perubahan ke arah yang lebih baik, tentunya dalam pelaksanaan tugas kedewanan, penyelenggaraan pemerintahan daerah hingga pelayanan terhadap masyarakat.
Supardi juga mengatakan, masa jabatan anggota DPRD Sumbar periode 2019-2024, dimulai pada 28 Agustus 2019 hingga 28 Agustus 2024. Menurutnya, dalam perjalanan mengalami masa surut dengan kondisi yang berkembang selama lima tahun masa jabatan.
Di awal-awal masa jabatan tahun 2020 sampai 2022, dihadapkan pada kondisi sulit dengan datangnya wabah pandemi Covid-19 hampir di seluruh dunia, tidak terkecuali di Sumbar. Pendemi Covid-19 tersebut, memberikan dampak yang sangat besar terhadap kehidupan masyarakat.
Dia mengatakan, terjadi perubahan tatanan kehidupan sehari-hari dengan diberlakukannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), menyebabkan hancur perekonomian negara dan daerah hingga titik terendah dengan pertumbuhan minus atau minus grouth yang mencapai -2,07 persen. “Tentunya kondisi tersebut mempengaruhi kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah,” katanya.
Dia menyebut, meski telah banyak yang dilakukan dan diraih selama masa jabatan 2019-2024, namun masih banyak “PR” dan tugas-tugas berat yang menunggu anggota DPRD Sumbar masa jabatan 2024-2029 bersama pemerintahan daerah terpilih pada Pilkada 2024. Berikut beberapa PR yang harus diselesaikan dan menjadi prioritas untuk dikerjakan.
Trend pendapatan daerah dalam berapa tahun terakhir mengalami penurunan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah yang juga menujukan pertumbuhan yang menurun.
Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan pendapatan dan pertumbuhan ekonomi nasional yang justru tumbuh menaik. “Ini tentu berdampak terhadap target pendapatan, alokasi belanja dan target pembangunan daerah yang ditetapkan dalam RPJMD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) 2021-2026,” katanya.
Selanjutnya DPRD bersama Pemerintah Daerah telah menetapkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045. Agar sasaran yang bisa dicapai, DPRD dan Pemerintah Daerah harus dapat merumuskan program kegiatan yang sejalan untuk mencapai sasaran terwujudnya Indonesia Emas pada tahun 2045.
Lanjut Supardi, hal lain yang harus menjadi perhatian adalah pembangunan sirip jalan tol Padang – Pekanbaru yang sangat strategis sekali untuk mendorong kemajuan daerah, masih belum dapat dirampungkan. Masih banyak persoalan yang harus diselesaikan, baik pembebasan lahan, trase dan permasalahan lainnya.
“DPRD dan Kepala Daerah yang akan datang, harus betul-betul serius untuk menyelesaikan semua permasalahan tersebut,” katanya.
Irsyad Safar dan Evi Yandri Dt Rajo Budiman Pimpinan DPRD sementara
Wakil Ketua DPRD Sumbar periode 2019-2024 Irsyad Syafar, ditunjuk sebagai Ketua DPRD Sumbar sementara untuk periode 2024-2029 didampingi wakil ketua sementara Evi Yandri Dt Rajo Budiman.
Ditujuknya Irsyad Syafar sebagai Ketua DPRD Sumbar sementara ditandai dengan prosesi penyerahan palu sidang dari Ketua DPRD Sumbar 2019-2024, Supardi kepada Politisi PKS yang berasal dari daerah pemilihan (Dapil) Payakumbuh-Limapuluhkota tersebut.
Irsyad Syafar mengatakan, sebagai unsur penyelenggaraan pemerintah daerah, anggota DPRD periode 2024-2029 dituntut untuk dapat lebih responsif dalam mencermati perkembangan global, agar dapat merumuskan kebijakan-kebijakan daerah secara lebih akurat.
Memperhatikan cukup beratnya tantangan dan hambatan dalam penyelenggaraan tugas-tugas ke depan, Pemerintah Daerah, Forkopimda, Pimpinan SKPD, Sekretariat DPRD dan seluruh masyarakat untuk dapat memberikan dukungan, kepada anggota DPRD Sumbar periode 2024-2029 agar dapat melaksanakan tugas dan kewajiban dengan lebih baik.
Ia juga mengharapkan seluruh masyarakat untuk menjaga, suasana yang kondusif pasca Pemilu 2024 yang telah dilaksanakan, sehingga penyelenggaraan pembangunan daerah dapat terus berlangsung dengan baik.
Dia menyebut, hasil dari proses pemilihan menjadi milik bersama. Setelah duduk di lembaga DPRD, tidak lagi membeda-bedakan mana yang memilih dan mana yang tidak memilih kita. Semuanya sama, kita mengabdi dan berkarya untuk masyarakat Sumbar dan Indonesia.
Dia menjelaskan, pimpinan sementara mempunyai tugas untuk memimpin rapat DPRD. Memfasilitasi pembentukan fraksi. Menfasilitasi Penyusunan Rancangan Peraturan tentang Tata Tertib DPRD, dan memproses penetapan Pimpinan DPRD Defenitif. “Untuk itu kami selaku pimpinan sementara meminta kepada forum rapat paripurna hari ini (kemarin-red), untuk menjadwalkan rapat dalam rangka jadwal kegiatan rapat pembentukan fraksi,” katanya. (*)
Berikut Anggota DPRD Sumbar yang dilantik untuk periode 2024-2029:
DAPIL SUMBAR 1
Muhidi (PKS)
Evi Yandi Rajo Budiman (Gerindra)
Nanda Satria (NasDem)
Indra Dt Rajo Lelo (PAN)
Muhammad Iqra Chissa Putra (Golkar)
Ginno Irwan (Demokrat)
Gustami Hidayat (PKS)
Verry Mulyadi (Gerindra)
Albert Hendra Lukman (PDIP)
Irwan Zuldani (NasDem)
DAPIL SUMBAR 2
Sitti Izzati Aziz (Golkar)
Muhamad Yasin (PKS)
Firdaus (PKB)
Jempol (Gerindra)
Hendra Halim (PAN)
Endarmy (NasDem)
Beny Saswin Nasrun (Demokrat)
DAPIL SUMBAR 3
Rafdinal (PKS)
Indra Catri (Gerindra)
Yesi Endriani (Demokrat)
Ridwan Dt Tumbijo (PAN)
Asril (NasDem)
Lazuardi Erman (Golkar)
Nurna Eva Karmila (PKS)
Nofrizon (PPP)
DAPIL SUMBAR 4
Khairuddin Simanjuntak (Gerindra)
Hanapi Lubis (PKS)
Zulkenedi Said (Golkar)
Sawal (PPP)
Salamat (NasDem)
Ali Muda (Demokrat)
Muzli M Nur (PAN)
Heri Miheldi (Gerindra)
Donizar (PKB)
DAPIL SUMBAR 5
Irsyad Syafar (PKS)
Nela Abdika Zamri (Golkar)
Aida (Demokrat)
Nurkhalis Dt Bijo Dirajo (Gerindra)
Ilson Cong Dt Mongguang (NasDem)
Wirman Dt Pangeran Nan Putiah (PPP)
DAPIL SUMBAR 6
Zaksai Kasni (Golkar)
Daswanto (PAN)
Syofian Hendri (PKS)
Erick Hamdani (NasDem)
Rony Mulyadi (Gerindra)
Varel Oriano (PDIP)
Jefri Masrul (Demokrat)
Bagas Penyusunan Nasution (PKB)
Neldaswenti (PPP)
Zuldafri Darma (Golkar)
Masrisal (PAN)
DAPIL SUMBAR 7
Yogi Pratama (Golkar)
Lastuti Darni (PAN)
Abdul Rahman (NasDem)
Nurfirmanwansyah (PKS)
Mario Syah Johan (Gerindra)
Agus Syahdeman (Demokrat)
Daswippetra (PPP)
DAPIL SUMBAR 8
Muchlis Yusuf Abit (Gerindra)
Sri Kumala Dewi (PDIP)
Bakri Bakar (NasDem)
Zarfi Deson (Golkar)
Mochlasin (PKS)
Muhayatul (PAN)
Doni Harsiva Yandra (Demokrat).
