Aliran Sungai di Padang Berubah Usai Banjir Bandang, Tebing Terancam Terkikis

Alat berat mulai dapat diturunkan ke aliran sungai di kawasan Batu Busuk setelah debit air menurun, untuk mengarahkan kembali aliran sungai yang berubah pascabanjir bandang.

PADANG, KP — Perubahan aliran sungai menjadi masalah utama pascabanjir bandang yang menerjang Kota Padang pada 28 November. Sejumlah sungai yang meluap tidak hanya merusak permukiman, tetapi juga mengubah arah aliran secara signifikan di beberapa kawasan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menilai kondisi aliran saat ini bergerak tidak beraturan.

“Setelah bencana itu, saya melihat aliran sungai seperti permainan pingpong, berbelok ke kiri dan kanan,” ujarnya di Padang, Jumat (12/12).

Menurutnya, perubahan pola aliran tersebut berpotensi mempercepat pengikisan tebing sungai. Jika terus tergerus, tebing dapat longsor dan menutup aliran. Untuk mencegah hal itu, DPUPR bersama sejumlah instansi mengalihkan aliran sungai selama masa tanggap darurat agar tidak menghantam tebing secara langsung.

Perubahan aliran paling besar terjadi di dua titik, yaitu Batang Air Dingin dan Batang Kuranji. Di Batang Air Dingin, aliran air kini membelah permukiman warga di Perumahan Lumin Park hingga Kampung Apar. Sementara di Batang Kuranji, arus bergeser dan mengarah ke permukiman di Tabing Banda Gadang.

Tri menyampaikan bahwa DPUPR, bersama BWS V dan Dinas SDABK Sumbar, berupaya membentuk kembali aliran sungai agar kerusakan tidak meluas dan mempermudah pekerjaan pada tahap rehabilitasi serta rekonstruksi.

“Saat tanggap darurat, kita fokus mengarahkan aliran sungai. Pengerjaan fisik akan dilakukan pada masa rehab rekon,” jelasnya.

Upaya penanganan di Batu Busuk sebelumnya terkendala derasnya arus sehingga alat berat tidak bisa diturunkan. Namun, pada Jumat (12/12), debit air mulai menurun sehingga alat berat dapat masuk ke lokasi untuk mengarahkan aliran serta mencegah kerusakan jalan. DPUPR juga mendapat dukungan alat berat dari BWS V, Dinas SDABK, dan sejumlah pihak lainnya agar pekerjaan dapat dipercepat. (*/nda)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang