Dua Korban Banjir Padang Belum Ditemukan, Pencarian Diperluas

PERSONEL TNI, Polri, dan BPBD melakukan koordinasi di lokasi bencana saat melanjutkan pencarian dua warga Kampung Apar yang masih hilang pascabanjir bandang di Padang.

PADANG, KP – Dua warga yang hilang sejak banjir bandang menerjang Kota Padang pada 28 November belum juga ditemukan, meski proses pencarian terus dilakukan hingga kini. Bencana itu menewaskan sebelas orang, sementara dua korban asal Kampung Apar, Kelurahan Koto Panjang, Kecamatan Koto Tangah, masih dicari tim gabungan.

Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, menyatakan pencarian difokuskan di kawasan tempat kedua korban dilaporkan hilang. “Hingga kini kami terus melakukan pencarian dua warga yang hilang,” ujarnya di Padang, Jumat (12/12).

Korban pertama adalah Cayda, anak perempuan berusia tiga tahun, putri pasangan almarhum Roni dan Siska, warga Perumahan Abi, Jalan Kampuang Apar. Korban kedua, Mahdalena, 60 tahun, warga RT 03/RW 04 Kampuang Apar, diduga terseret arus sungai saat banjir terjadi.

Menurut Hendri, pencarian melibatkan tim terpadu dari BPBD, TNI/Polri, Satpol PP, dan unsur lain. Upaya ini berlangsung selama masa tanggap darurat bencana kedua yang berakhir pada 15 Desember.

Sementara itu, Siska—yang kehilangan suami dan anaknya—mendapat pendampingan dari Pemerintah Kota Padang. Pendampingan mencakup pemeriksaan kesehatan dari Puskesmas dan dukungan psikologis dari DP3AP2KB.

“Bu Siska masih berkomunikasi secara terbuka, bercerita, dan bersedia menerima pendampingan,” kata Staf Ahli Bidang Pemasyarakatan dan SDM, Feri Mulyani Hamid.

Setelah kejadian, Siska sementara tinggal di rumah saudaranya di Kampung Jua, Lubuk Begalung. Pemko Padang terus melanjutkan pencarian kedua korban hingga radius dua kilometer dari lokasi kejadian. (*/nda)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang