Ancaman Bencana Susulan, Relokasi Warga TBG Dipercepat

Wali Kota Padang, Fadly Amran saat meninjau langsung permukiman terdampak bersama Sekretaris Utama BNPB Rustian, Senin (5/1) di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo.

PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang mempercepat relokasi warga terdampak banjir bandang di Kelurahan Tabing Banda Gadang, Kecamatan Nanggalo, menyusul potensi bencana susulan di tengah cuaca ekstrem. Langkah ini ditegaskan Wali Kota Padang, Fadly Amran saat meninjau langsung permukiman terdampak bersama Sekretaris Utama BNPB Rustian, Senin (5/1).

Dalam peninjauan tersebut, Fadly Amran menginstruksikan percepatan relokasi warga sekaligus penanganan darurat tebing sungai yang dinilai rawan longsor dan banjir ulang. “Kita tidak ingin ada korban jiwa akibat bencana susulan. Oleh karena itu, relokasi dan penanganan darurat harus dilakukan secepat mungkin,” tegas Fadly Amran.

Ia menjelaskan, Pemko Padang menyiapkan sejumlah skema penanganan untuk memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi. “Kita telah menyediakan Hunian Sementara dan tengah menyiapkan Hunian Tetap sebanyak 500 unit bagi warga yang rumahnya rusak berat atau hanyut. Sementara bagi warga yang memilih relokasi mandiri, akan diberikan Dana Tunggu Hunian sebesar Rp600.000 per bulan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Fadly Amran menyampaikan Pemko Padang akan bekerja sama dengan BNPB dan Balai Wilayah Sungai Sumatera V Padang untuk melakukan penanganan darurat sekaligus menyiapkan pengamanan sungai jangka panjang.

“Penanganan darurat tebing sungai ditargetkan rampung dalam waktu tiga bulan, meliputi pemasangan batu bronjong dan pengelolaan sementara Daerah Aliran Sungai. Sedangkan rehabilitasi dan rekonstruksi permanen diperkirakan membutuhkan waktu satu hingga dua tahun,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Utama BNPB Rustian menyatakan dukungan penuh terhadap langkah cepat yang dilakukan Pemko Padang, baik dari sisi pendanaan, logistik, maupun teknis. “BNPB siap mendukung sepenuhnya agar penanganan pascabencana berjalan efektif, tepat sasaran, dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman,” ujarnya. (red)

Related posts

Pemko Padang Panjang Mulai Bangun 10 Huntap di Tanah Hitam, Wujudkan Hunian Layak bagi Korban Galodo

Alih Fungsi Lahan Ancam Ketahanan Pangan Sumbar

17 Paket Irigasi Disiapkan, Pemko Padang Kejar Pemulihan Sawah