Antisipasi Inflasi, TPID Diminta Lakukan Intervensi

PEMKO Padang Panjang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara daring dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (21/10).

PADANG PANJANG, KP – Pelaksana Tugas (Plt) Sekjen Kemendagri, Tomsi Tohir, meminta seluruh Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) untuk melakukan intervensi terhadap komoditas pangan yang mengalami kenaikan harga.

Ia mengungkapkan bahwa beberapa komoditas seperti bawang merah, telur ayam ras, dan cabai di beberapa kabupaten/kota telah mengalami kenaikan harga, meskipun masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) dan masih dalam batas toleransi.

“Kita tidak boleh kendor dan harus terus melakukan antisipasi agar harga-harga tidak meningkat. Untuk minyak goreng, perlu dilakukan pengecekan mendalam terkait penyebab kenaikan harga. Begitu juga dengan bawang putih,” tuturnya.

Hal tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah secara daring pada Senin (21/10). Kegiatan ini diikuti oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Setdako, Maiharman, bersama beberapa instansi terkait di Ruang VIP Balai Kota.

Dalam rakor tersebut, terungkap bahwa Kabupaten Limapuluh Kota mencatat kenaikan tertinggi Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Pulau Sumatera, mencapai 1,92 persen.

Sementara itu, untuk inflasi Kota Padang Panjang, Kabag Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako, Putra Dewangga menjelaskan bahwa inflasi pada September 2024 adalah 1,70 persen year-on-year (yoy). Secara bulanan, terjadi deflasi sebesar -0,28% month-to-month (mtm).

Adapun IPH Padang Panjang pada minggu ketiga Oktober 2024 adalah 0,5, yang menunjukkan fluktuasi rendah (positif). Komoditas utama yang berkontribusi terhadap fluktuasi ini adalah bawang merah, daging ayam ras, dan jeruk.

“Secara umum, harga 48 komoditas relatif stabil. Fluktuasi terjadi pada delapan komoditas, di mana empat komoditas mengalami kenaikan harga, yaitu telur itik, cabai merah, kacang tanah, dan bawang daun. Sementara itu, empat komoditas yang turun harga adalah daging ayam broiler, cabai hijau, cabai rawit, dan bawang merah,” tambahnya. (kom)

Related posts

Wabup Limapuluh Kota: 6 Bulan Tuntutan Mahasiswa Tak Terpenuhi, “Silakan Gulingkan Kami”

Tanpa Kupon dan Plastik, Pembagian Daging Kurban di Padang Berubah Total

Pemko Padang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban, 60 Persen Sudah Berlabel