BPDP Bersama Ditjen Perkebunan dan Iskol Agridaya Internasional Kembali Gelar Pelatihan

Foto bersama pada kegiatan pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun bagi pekebun sawit Pasaman Barat, yang diadakan BPDP bersama Ditjen Perkebunan Kementan RI, dan PT Iskol Agridaya Internasional, di Grand Basko Hotel, Kota Padang.

PADANG, KP – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) menginisiasi Program Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDMPKS) untuk meningkatkan produktivitas kelapa sawit nasional. Salah satu kegiatannya adalah Pelatihan Penumbuhan Kebersamaan Pekebun, yang bertujuan memperkuat persatuan di antara pekebun sawit sehingga mendorong terbentuknya kelompok yang produktif dan berkelanjutan.

Dalam rangka mendukung kekompakan pekebun sawit di Pasaman Barat, BPDP bersama Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI (Ditjen Perkebunan) dan PT Iskol Agridaya Internasional (Iskol) kembali menggelar pelatihan tersebut. Kegiatan berlangsung di Grand Basko Hotel, Kota Padang, selama empat hari pada 11–14 Agustus 2025 dan diikuti 28 pekebun sawit dari Kabupaten Pasaman Barat.

Pembukaan pelatihan pada Senin (11/8) dihadiri secara daring (online) oleh Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian, Ir. Baginda Siagian, M.Sc. Hadir pula Kabid Perkebunan Tanaman Tahunan dan Penyegar Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Sumatera Barat, Vera Yusria, SP, M.Si, mewakili kepala dinas, serta Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Pasaman Barat, Afrizal, SP, M.Si.

Pelatihan dibuka langsung oleh Baginda Siagian sleaku Direktur Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementerian Pertanian. Dalam arahannya, ia menekankan pentingnya pelatihan bagi pekebun sawit.

“Kegiatan pelatihan menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, baik dari sisi pengetahuan maupun keterampilan pekebun sawit,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar peserta mengikuti pelatihan dengan baik dan maksimal, serta menjaga kesehatan selama kegiatan.

Sementara itu, perwakilan Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Barat dan Dinas Perkebunan serta Peternakan Kabupaten Pasaman Barat mendorong peserta untuk menerapkan dan membagikan ilmu serta keterampilan yang diperoleh kepada pekebun lain. Harapannya, kebersamaan yang terbangun dapat memperkuat kekompakan dan kemandirian kelompok tani, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan pekebun sawit. (ak)

 

 

Related posts

APBN Rp340 Miliar Bangun SHAS, DPRD Sumbar Minta Dukungan Publik

Satgas Sidak SPBU di Payakumbuh, BBM Subsidi Diawasi Ketat

DPRD Kabupaten Solok Gelar Paripurna, Bahas Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025