Bupati Epyardi Asda Silaturahmi dengan Masyarakat Air Dingin

Bupati Solok Epyardi Asda dan anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi, saat melakukan kunjungan silaturahmi ke Nagari Air Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Kamis (23/11).

SOLOK, KP – Bupati Solok Epyardi Asda dan anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi, menggelar temu ramah atau silaturahmi dengan masyarakat Nagari Air Dingin, di SMPN 3 Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Kamis (23/11).

Pj. Walinagari Air Dingin, Heril Wandi menyampaikan ucapan terimakasih kepada Pemkab Solok yang telah mengucurkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan di nagari itu. Selain itu, lanjutnya, anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi pada tahun 2023 ini juga membawa sejumlah kegiatan pembangunan dengan total anggaran sekitar Rp1 miliar. Di antaranya Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI), Pansimas, dan bedah rumah melalui programBSPS.

“KIta berharap ke depan bisa lebih banyak lagi pembangunan di Nagari Air Dingin,” katanya.

Sementara, anggota Komisi V DPR RI, Athari Gauti Ardi, dalam sambutannya menyampaikan, kedatangannya dalam rangka menjemput aspirasi masyarakat dan memastikan program yang telah dijalankan tepat sasaran dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, bundo kanduang, serta pemuda yang telah membantu sehingga program yang saya bawa dari pusat bisa terlaksana dengan baik dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” sebut Athari.

Sementara, Bupati Epyardi Asda menyampaikan, saat ini sedang berlangsung penyusunan anggaran untuk program dan kegiatan tahun 2024.

“Kita memiliki prinsip anggaran berbasis kebutuhan rakyat, maka anggaran yang kita miliki nantunya akan dipergunakan sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh rakyat,” kata Bupati Epyardi Asda.

Ia juga memaparkan kemajuan yang dialami Kabupaten Solok dalam 2,5 tahun terakhir sehingga meriah berbagai penghargaan dari pemerintah pusat, di antaranya sebagai kabupaten terbaik dalam peningkatan mutu pendidikan hingga penanganan stunting.

“Kita ingin Kabupaten Solok maju, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai adab dan akhlak. Untuk itu, kita telah mewajibkan pendidikan akhlak bagi anak-anak kita di tingkat SD dan SMP,” katanya.

Pada kesempatan itu, bupati membuka sesi dialog untuk mendengarkan usulan dan aspirasi yang disampaikan masyarakat, di antaranya permintaan bantuan alsintan, pengadaan fasilitas belajar di sejumlah sekolah, penerangan lampu jalan, hingga perbaikan jalan.

Sebelumnya, pada Rabu (22/11), Buapti Epyardi Asda bersama AThari Gauthi Ardi juga melakukan kegiatan yang sama dengan kelompok nelayan dan masyarakat Nagari Sungai Janiah, Kecamatan Gunung Talang, dan masyarakat Nagari Muaro Paneh, Kecamatan Bukit Sundi. (wan)

Related posts

Wabup Limapuluh Kota: 6 Bulan Tuntutan Mahasiswa Tak Terpenuhi, “Silakan Gulingkan Kami”

Tanpa Kupon dan Plastik, Pembagian Daging Kurban di Padang Berubah Total

Pemko Padang Intensifkan Pemeriksaan Hewan Kurban, 60 Persen Sudah Berlabel