SOLOK, KP – Bupati Solok Jon Firman Pandu dan Wakil Bupati H. Candra menyampaikan pidato perdana dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok, Rabu (5/3), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok.
Dalam pidatonya, Jon Firman Pandu menegaskan bahwa momen ini bukan hanya bersejarah bagi dirinya dan jajaran pemerintahan, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Kabupaten Solok.
“Kepercayaan ini merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh keikhlasan, dedikasi, dan tanggung jawab,” ujar Jon Firman Pandu.
Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Solok memiliki potensi besar yang harus dikelola dengan bijaksana dan inovatif. Oleh karena itu, dalam lima tahun ke depan, pemerintah daerah berkomitmen untuk menjadikan Kabupaten Solok lebih maju, mandiri, dan sejahtera.
Visi ini akan dijabarkan ke dalam beberapa misi utama, di antaranya membangun pemerintahan yang cerdas dan berintegritas, meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing global, memberdayakan masyarakat berbasis adat dan budaya, serta mengembangkan ekonomi berbasis potensi dan sumber daya nagari.
Sebagai langkah awal, Jon Firman Pandu dan H. Candra merancang program 100 hari kerja yang difokuskan pada berbagai aspek, seperti kebersihan lingkungan melalui program Solok Bebas Sampah, penyediaan kebutuhan dasar melalui Basawah Pokok Murah, perbaikan infrastruktur, peningkatan layanan internet di enam nagari dengan daerah tanpa sinyal (blank spot), serta hibah untuk sekolah swasta dan keagamaan.
Program lainnya mencakup hibah untuk rumah ibadah, pembinaan Nagari Creative Hub, pengembangan program One Village One Product, serta peningkatan kualitas pendidikan melalui bantuan peralatan sekolah dan pendidikan vokasi.
Bupati Solok menegaskan bahwa pembangunan Kabupaten Solok tidak dapat dilakukan sendiri. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, DPRD, Forkopimda, ASN, serta pemangku kepentingan lainnya untuk bersinergi dalam membangun daerah.
“Mari kita tinggalkan perbedaan politik yang telah berlalu, dan kini satukan energi untuk bergerak maju. Kabupaten Solok bukan hanya milik pemerintah, tetapi milik kita semua,” tegasnya.
Setelah penyampaian pidato, acara dilanjutkan dengan sesi dialog antara Bupati dan Wakil Bupati Solok dengan anggota DPRD Kabupaten Solok. Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi pemerintahan yang baru untuk berkolaborasi dalam membangun Kabupaten Solok dengan tagline “Sejuk dan Damai.” (bus)
