PADANG ARO, KP — Bupati Solok Selatan, H. Khairunas, menegaskan pentingnya zakat sebagai instrumen sosial-ekonomi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pengelolaan Zakat bagi Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Nagari se-Kabupaten Solok Selatan di Hotel Pesona Alam Sangir, Rabu (10/9).
“Zakat bukan sekadar ibadah, tetapi memiliki fungsi sosial untuk mengurangi kesenjangan dan memberdayakan masyarakat, terutama kaum dhuafa,” kata Khairunas.
Ia mengapresiasi kinerja Baznas Solok Selatan yang mampu menghimpun zakat lebih dari Rp5 miliar setiap tahun. Namun, menurutnya, potensi zakat daerah masih jauh lebih besar.
“Baznas harus menggandeng lebih banyak pihak, termasuk perusahaan, untuk menyalurkan zakat melalui lembaga resmi,” tegasnya.
Bupati juga mendorong kolaborasi antara Baznas, pemerintah nagari, dan UPZ untuk memperkuat kesadaran berzakat di masyarakat. “UPZ Nagari harus jadi ujung tombak dalam menghimpun dan menyalurkan zakat secara transparan dan akuntabel,” tutupnya. (mas)