Dokter Spesialis di RSUD Jambak Mogok Kerja, Pasien Kecewa

Ruangan poliklinik RSUD Jambak Pasaman Barat sepi karena dokter spesialis mogok.

PASAMAN BARAT, KP – Pelayanan poliklinik di RSUD Jambak, Kabupaten Pasaman Barat tutup karena dokter spesialis mogok akibat tunggakan pembayaran remunerasi dokter.

“Pelayanan poliklinik tutup dua hari ini sejak Senin (26/8),” kata Kepala Tata Usaha RSUD Jambak Pasaman Barat Efrinaldi, Selasa (27/8).

Menurutnya, aksi mogok itu karena ada remunerasi dokter spesialis selama tiga bulan tahun 2023 yakni Oktober, November, dan Desember, yang belum dibayarkan.

Efrinaldi menjelaskan, remunerasi dokter spesialis ada dua tahap. Tahap satu sudah dibayarkan, namun tahap dua masih ada tunggakan.

“Dokter spesialis saat ini masih menunggu pembayaran kekurangannya. Saat ini sedang diurus di Inspektorat untuk dilakukan review dan mudah-mudahan selesai hari ini,” ujarnya.

Pihaknya juga mengupayakan pelayanan poliklinik di RSUD dapat buka hari ini untuk melayani pasien.

Salah seorang warga Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Wakijan, mengatakan dia datang ke RSUD mau berobat di poliklinik kulit. Namun dokter tidak ada dan pelayanan tutup. Ia sangat kecewa karena sudah jauh-jauh datang pergi berobat.

“Saya ke sini menempuh perjalanan sekitar 1,5 jam dari Ujung Gading,” ucapnya.

Warga lainnya, Hamzah yang datang dari Paraman Ampalu, Kecamatan Gunung Tuleh, juga terpaksa kembali pulang karena tidak ada pelayanan.

“Saya ingin berobat ke spesialis saraf, namun sampai di RSUD tidak tenaga kesehatan dan dokternya,” ujarnya. (ant)

 

Related posts

Gubernur Sumbar Geram, Sindir Abu Janda dengan Ungkapan Minang

DPRD Sumbar Kawal Rehabilitasi Jalan Strategis di Pasaman-Pasbar

Tangkal Degradasi Moral, Gubernur Mahyeldi Luncurkan Sistem Pendidikan Berbasis Surau