SOLOK, KP – Pemko Solok melalui Dinas Kesehatan mengambil langkah serius dalam mendukung Gerakan Nasional Aksi Bergizi dengan menggelar kegiatan di SMAN 2 Solok dan SMAN 4 Solok, beberapa waktu lalu. Upaya ini dilakukan sebagai respons terhadap tiga permasalahan gizi yang dihadapi Indonesia, yaitu stunting, wasting, dan obesitas pada anak, serta kekurangan zat gizi mikro seperti anemia.
Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Kota Solok, Hartini menjelaskan, kegiatan ini tidak hanya mengenalkan aktivitas fisik kepada anak-anak, tetapi juga mengedukasi mereka tentang pentingnya mengkonsumsi gizi seimbang dan manfaat tablet tambah darah. Aksi minum tablet tambah darah untuk remaja putri menjadi bagian penting dari kegiatan ini.
“Gerakan ini bertujuan mengajak para siswa/siswi untuk rutin mengonsumsi makanan bergizi guna mencegah stunting. Semoga kegiatan ini menjadi sarana efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan dan investasi generasi bangsa di masa yang akan datang,” kata Hartini, Senin (9/10).
Ia menerangkan, kegiatan dimulai dengan senam bersama yang diikuti oleh siswa, guru, serta pihak Dinas Kesehatan dan Puskesmas. Dilanjutkan dengan sosialisasi dan edukasi kesehatan, minum tablet darah bagi remaja putri, dan sarapan sehat bersama. Seksi Promosi dan Pemberdayaan Masyarakat dan Seksi Gizi di Dinas Kesehatan, serta pihak Puskesmas, turut berperan aktif dalam kegiatan ini.
Ratusan siswa turut serta dalam Gerakan Nasional Aksi Bergizi ini dengan harapan dapat meningkatkan kesadaran mereka terhadap konsumsi Tablet Tambah Darah, gizi seimbang, dan aktivitas fisik.
“Kita berharap edukasi kesehatan ini akan melahirkan generasi yang sehat dan menjadi langkah konkrit dalam pencegahan stunting, terutama di Kota Solok. Terima kasih kepada pihak sekolah yang telah turut serta mensukseskan kegiatan ini,” pungkas Hartini. (van)