Home » Festival Galanggang Arang Digelar di Batipuh Tanah Datar

Festival Galanggang Arang Digelar di Batipuh Tanah Datar

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP – Diktorat Jenderal Kebudayaan Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) RI menggelar Festival Galanggang Arang dengan tema ‘Anak Nagari Merayakan Warisan Dunia’. Kegiatan tersebut dibuka Bupati Tanah Datar Eka Putra, di Stasiun Pasar Pitalah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar, Jumat (17/11).

Turut hadir Direktorat Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Dirjen kebudayaan Kemendikbudristek Yayuk Sri Budi Rahayu beserta rombongan, anggota DPRD Sumbar Bukhori Dt. Tuo, pimpinan OPD, camat dan wali nagari se Tanah Datar, serta undangan lainnya.

Bupati Eka Putra dalam sambutannya menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Kemendikbudristek yang telah menggelar acara Galanggang Arang dan menjadikan Kabupaten Tanah Datar sebagaisalah satu lokasi acara bersama delapan kabupaten/kota lainnya di Sumbar.

Menurutnya, kegiatan itu menjadi suatu kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Tanah Datar khususnya bagi masyarakat Nagari Pitalah dan Bungo Tanjung.

“Secara historis Tanah Datar masuk dalam jalur kereta api warisan TBO Sawahlunto yang saat ini sudah menjadi warisan dunia, di mana mana salah satu tempat singgah atau stasiunnya ada di Pasar Pitalah ini,” ujar Bupati.

Selain itu, lanjutnya, fetsival itu juga merupakan sebuah upaya untuk mendorong kembali bangkitnya berbagai aktivitas sosial budaya dan sosial ekonomi bagi masyarakat setempat. “Ke depan kita berharap bangkitnya kesadaran anak nagari untuk merawat dan melestarikan berbagai tradisi budaya di nagari,” katanya.

Tidak hanya itu, Bupati Eka juga mengharapkan kegiatan tersebut menjadi sarana pewarisan sejarah dan penyampaian informasi kepada generasi sekarang bahwa Tanah Datar pernah dilalui oleh lintasan kereta api yang membawa hasil tambang dari Sawahlunto ke Kota Padang.

Sementara, Dirjen Kebudayaan Kemendikbud RI Yayuk Sri Budi Rahayu mengatakan, pihaknya menyelenggarakan serangkaian kegiatan Galanggang Arang di Pasar Serikat B atau Pasar Pita Bunga Pitalah sebagai gelaran atas penetapan situs tambang batubara Ombilin sebagai warisan dunia, yang diawali dengan peluncuran di Padang pada 19 Oktober 2023 lalu.

“Pada tahun 2019, UNESCO telah menetapkan situs tersebut sebagai Warisan Tambang Batubara Ombilin Sawahlunto (WTBOS). Penetapan ini dilatarbelakangi oleh sejumlah argumentasi yang menunjukkan nilai universal luar biasa dari pembangunan tambang batubara tersebut,” ungkapnya.

Yayuk menambahkan, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk menumbuhkan dan menjaga warisan budaya yang terkait dengan WTBOS, terutama di nagari-nagari yang terhubung melalui jalur kereta api yaitu Kabupaten Solok, Kota Solok, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Padang.

Kegiatan Galanggang Arang yang dilaksanakan selama dua hari, Jumat (17/11) dan Sabtu (18/11), diisi dengan kegiatan arak-arakan niniak mamak, pergelaran seni anak nagari, dialog warisan budaya, dan pasar kuliner. (nas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?