PADANG, KP — Sebanyak 250 pelajar sekolah dasar dan madrasah dari berbagai masjid dan musala di Padang mengikuti Gebyar Ramadan 2026 yang digelar di Masjid Raya Ganting pada 8–14 Maret 2026.
Kegiatan keagamaan tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, Minggu (8/3) ba’da Isya.
Para peserta akan berkompetisi dalam empat cabang lomba, yakni tahfiz, adzan, da’i cilik, dan tilawah Alquran. Ajang ini menjadi bagian dari upaya memeriahkan Ramadan sekaligus menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap Alquran dan kegiatan keagamaan di masjid.
Maigus Nasir mengapresiasi pelaksanaan Gebyar Ramadan sebagai upaya memperkuat syiar Islam dan pembinaan generasi muda di Kota Padang. “Kegiatan ini tidak hanya menyemarakkan Ramadan, tetapi juga mendorong lahirnya generasi muda yang Qurani serta mampu mengharumkan nama daerah dalam berbagai ajang keagamaan,” ujarnya.
Ia juga menyebut kegiatan tersebut sejalan dengan Program Unggulan Smart Surau Pemko Padang yang bertujuan memperkuat peran masjid dan surau sebagai pusat pembinaan generasi muda.
Program tersebut mencakup berbagai kegiatan, antara lain Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, fasilitasi Rumah Tahfiz, penyediaan ruang pembelajaran digital di masjid, serta layanan WiFi gratis.
Menurut Maigus Nasir, transformasi fungsi masjid melalui program Smart Surau diharapkan mampu membentuk generasi muda yang religius, berakhlak mulia, serta memiliki kemampuan intelektual yang baik.
Pembukaan Gebyar Ramadan 2026 juga dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tokoh masyarakat. (red)