Gedung SLRT Dinsos Diresmikan, Bantu Warga Hadapi Masalah Sosial

WALI Kota Padang, Hendri Septa dalam peresmian Gedung SLRT Bundo Kandung di Kantor Dinsos Padang, Rabu (10/1).

PADANG, KP – Gedung Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT) Bundo Kandung di Kantor Dinas Sosial Kota Padang diresmikan. Peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wali Kota Padang, Hendri Septa, didampingi Kepala Dinas Sosial Kota Padang, Heriza Syafani, Rabu (10/1).

Hendri Septa menyampaikan, kehadiran gedung SLRT adalah bagian dari upaya Pemko Padang untuk meningkatkan layanan kepada masyarakat.

Gedung ini akan menjadi tempat bagi masyarakat untuk melaporkan masalah sosial yang mereka hadapi, yang akan ditindaklanjuti oleh Dinas Sosial Kota Padang.

“Gedung SLRT adalah bagian dari Standar Pelayanan Minimal yang wajib diberikan kepada masyarakat. Pada 2023, Kota Padang meraih penghargaan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai kota terbaik ke-3 se-Indonesia dalam penilaian terkait Standar Pelayanan Minimal,” ungkap Hendri Septa.

Lebih lanjut, Hendri Septa berharap bahwa dengan hadirnya gedung SLRT, masalah-masalah sosial masyarakat, terutama yang terkait dengan penurunan angka kemiskinan dan stunting, dapat diatasi.

“Baru-baru ini kita juga menerima penghargaan dan DAK senilai Rp7,3 miliar dari BKKBN Wilayah Sumbar karena keberhasilan dalam mengurangi angka keluarga yang berisiko stunting di Kota Padang. Kami akan terus berupaya untuk menurunkan angka kemiskinan,” tambahnya.

Sementara Kepala Dinsis Kota Padang, Heriza Syafani, menjelaskan gedung SLRT ini berperan sebagai pusat penanganan masalah sosial masyarakat yang belum terakomodir dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kota Padang, terutama di tingkat kecamatan dan kelurahan.

“SLRT berfungsi sebagai layanan terpadu yang menerima laporan dan menangani berbagai permasalahan sosial, seperti masyarakat yang belum menerima bantuan PKH, bantuan sekolah, bantuan pendidikan, renovasi rumah, dan lain-lain,” ungkapnya.

Heriza Syafani menambahkan, gedung SLRT dilengkapi dengan fasilitas seperti mesin antrian digital, evaluasi kepuasan masyarakat, ruang bermain anak, serta fasilitas yang ramah untuk penyandang disabilitas.

“Kami berharap gedung SLRT dapat memberikan layanan yang lebih optimal bagi masyarakat Kota Padang. Ini merupakan tanggung jawab kami sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Kota Padang untuk memberikan pelayanan yang terbaik,” tutup Heriza Syafani. (*/nda)

Related posts

SPAM Taban 3 Dipacu, Target Penuhi Kebutuhan Air Bersih Pascabencana

Padang Targetkan 37.648 Pekerja Rentan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan

Ketua DPRD Sumbar Muhidi: Otonomi Daerah Harus Sejahterakan Masyarakat