PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang mempercepat pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Taban 3 berkapasitas 200 liter per detik untuk memulihkan layanan air bersih yang menurun pascabencana.
Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Anggota DPR RI Zigo Rolanda meninjau rencana pengembangan SPAM tersebut di IPA Palukahan, Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, Senin (27/4).
Peninjauan difokuskan pada kesiapan lahan dan progres awal pekerjaan yang telah dimulai. Kegiatan itu juga dihadiri perwakilan pemerintah provinsi dan Kementerian Pekerjaan Umum yang mendukung realisasi proyek.
Fadly Amran mengapresiasi dukungan pemerintah pusat melalui DPR RI dan kementerian terkait dalam percepatan pembangunan SPAM di Kota Padang.
“Terima kasih kepada Bapak Zigo Rolanda serta jajaran Kementerian PU atas dukungan terhadap proses rehabilitasi Kota Padang, termasuk realisasi pembangunan SPAM baru di Palukahan dengan kapasitas 200 liter per detik,” ujar Fadly Amran.
Ia menegaskan, SPAM Taban 3 sangat dibutuhkan masyarakat karena layanan air bersih belum sepenuhnya pulih setelah bencana.
“Kita telah melihat bahwa pekerjaan awal sudah mulai dilakukan. Mudah-mudahan setelah proses lelang selesai, pembangunan SPAM ini dapat segera berjalan dan mampu menjawab keresahan masyarakat terkait layanan air bersih yang sempat menurun,” lanjutnya.
Fadly juga berharap DPR RI terus mengawal dukungan dari Kementerian PU, termasuk percepatan pembangunan SPAM di kawasan Universitas Andalas untuk memenuhi kebutuhan air beberapa tahun ke depan.
Sementara itu, Zigo Rolanda menegaskan komitmen DPR RI dalam mengawal program strategis daerah, khususnya pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
“Kami di DPR RI akan terus mendorong dan mengawal pembangunan SPAM ini agar dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Padang,” ujarnya.
Selain meninjau SPAM, rombongan juga melihat lokasi rencana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) di kawasan yang sama sebagai langkah awal peningkatan sistem pengelolaan sampah di Kota Padang. (red)