PADANG, KP – Walikota Padang, Hendri Septa menyampaikan, Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 tingkat Kota Padang menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan.
“Kesehatan merupakan modal utama untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Untuk itu saat ini transformasi kesehatan tersebut dimulai dari transformasi layanan primer yakni menitikberatkan pada fokus dari sebelumnya mengobati menjadi fokus mencegah,” jelas Hendri Septa dalam peringatan HKN ke-59 tingkat Kota Padang. Kegiatan itu mengangkat tema “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju”, Rabu (15/11) di Gelanggang Balai Kota Padang, Aia Pacah.
Kegiatan itu juga dihadiri Wakil Wali Kota Ekos Albar bersama Kepala Dinas Kesehatan Padang, dr Srikurnia Yati.
Ia juga mengharapkan para dokter, perawat dan semua Insan kesehatan yang tergabung dalam semua asosiasi untuk melakukan transformasi kesehatan.
“Kita harus mentransformasi atau perubahan yang lebih baik ke masyarakat. Baik itu dalam pembiayaan maupun fasilitas kesehatan,” sambungnya.
Terkait fasilitas kesehatan di Kota Padang, dirinya mengungkapkan bahwa RSUD Rasidin Padang telah mendapat predikat akreditasi Paripurna.
“Kita patut bersyukur karena waktu ke waktu pelayanan kesehatan yang kita berikan kepada masyarakat terus membaik. Sebanyak 20 dari 23 Puskesmas di Kota Padang sudah menerima hasil akreditasi. Rinciannya, 17 Paripurna, 1 utama dan 2 madya. Sekarang kita sedang menunggu hasil dari 3 Puskesmas lagi,” ungkapnya.
Pada HKN ke-59 ini, Pemko Padang menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan layanan kesehatan seperti Deteksi dini kanker rahim, Senam bersama, Konsultasi gizi, Deteksi tumbuh kembang anak, Games tradisional, Pemeriksaan USG ibu hamil dan Pelayanan kesehatan.
Kegiatan ini diikuti oleh berbagai pihak, antara lain rumah sakit se-Kota Padang, Universitas Andalas, Universitas Baiturrahmah, TP PKK Kota Padang, organisasi profesi kesehatan Kota Padang, dan UMKM di Kota Padang. (nda)
