PADANG, KP — Pemerintah Kota Padang segera membangun rumah hunian tetap (Huntap) bagi korban banjir bandang akhir November 2025 lalu. Huntap tersebut berlokasi di Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, pada lahan milik Pemko Padang yang dinyatakan aman dari ancaman banjir, gempa, dan tsunami.
Asisten II Setdako Padang, Didi Aryadi, menegaskan pembangunan Huntap merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga terdampak yang saat ini masih menghuni hunian sementara dan Rusunawa Lubuk Buaya.
“Sebagai bentuk perhatian kepada korban banjir bandang, kami membangun hunian tetap agar mereka bisa tinggal di tempat yang layak dan aman,” ujarnya saat meninjau lokasi, baru-baru ini.
Lokasi Huntap berada di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka Balai Gadang dan telah melalui verifikasi Badan Geologi Nasional. Kondisi tanah dinyatakan layak, stabil, serta berada di ketinggian sehingga aman dari tsunami.
Di tempat yang sama Kepala Dinas PUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan Huntap akan dibangun sebanyak 209 unit di atas lahan seluas 2,9 hektare. Setiap unit bertipe 36 dengan luas tanah 78 meter persegi, mengusung konsep couple (dua rumah satu bangunan) dengan jarak antar rumah satu meter.
Pembangunan Huntap dijadwalkan mulai Senin (26/1) dan dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi. Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyebut rumah dibangun sesuai standar Rumah Sederhana, dilengkapi dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, instalasi listrik, serta air bersih. Hunian tersebut diharapkan menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman bagi warga korban banjir bandang. (red)
