Jalan Rusak Parah, Jenazah Guru di Lubuk Rasam Harus Ditandu Keluar Jorong

SOLOK, KP — Kondisi jalan di Jorong Lubuk Rasam, Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok, memprihatinkan. Jalan utama yang menjadi akses satu-satunya warga menuju pusat nagari maupun daerah lain masih berupa tanah dan rusak berat, tak pernah tersentuh aspal.

Saat musim hujan, jalan berubah menjadi kubangan lumpur. Sementara di musim kemarau, debu tebal beterbangan, mengganggu kenyamanan warga dan membuat perjalanan menjadi berat, terutama bagi anak-anak yang harus berjalan kaki ke sekolah.

Kesulitan itu belum lama ini benar-benar terasa ketika warga harus menandu jenazah seorang guru, karena kendaraan tidak bisa melintas menuju Jorong Lubuk Rasam.

Ketua PGRI Ranting Pantai Cermin, Fadri Suryadi, yang memimpin rombongan pengantar jenazah, menceritakan perjalanan penuh haru tersebut.

“Kami terpaksa menggotong jenazah dengan tandu kayu secara bergantian. Jalan becek dan licin membuat kendaraan tidak bisa lewat. Kasihan masyarakat di sini, apalagi anak-anak yang tiap hari melewati jalan ini untuk sekolah,” ujarnya dengan nada sedih.

Fadri bersama rekan-rekan guru berharap pemerintah daerah memberikan perhatian khusus. “Sudah bertahun-tahun jalan ini tidak pernah diperbaiki. Warga kesulitan mengangkut hasil pertanian, anak-anak kesulitan bersekolah. Kami mohon pemerintah segera turun tangan,” tambahnya.

Hal senada disampaikan Usnima, Sekretaris PGRI Ranting Pantai Cermin sekaligus guru di MTsN 5 Solok Surian. “Banyak siswa kami berasal dari Lubuk Rasam. Karena akses sulit, mereka harus kos di Surian meskipun jaraknya hanya 6 kilometer. Kami berharap pemerintah dan DPRD kabupaten, provinsi hingga pusat memperhatikan penderitaan warga di sini,” ungkapnya.

Jorong Lubuk Rasam yang dihuni 78 kepala keluarga ini bergantung pada sektor pertanian dan perkebunan. Warga menilai, tanpa jalan layak, mustahil ekonomi mereka bisa tumbuh. “Kami hanya ingin jalan beraspal, agar anak-anak bisa sekolah dengan aman dan hasil kebun bisa dibawa keluar tanpa susah payah,” kata seorang warga. (bus)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar