PADANG PANJANG, KP – Kampung Keluarga Berkualitas (KB) Bajamba dari Kelurahan Tanah Pak Lambik, Kecamatan Padang Panjang Timur, mewakili Sumatera Barat dalam Penilaian Kampung KB Tingkat Nasional 2025. Proses penilaian berlangsung secara daring, Selasa (17/6), di Ruang VIP Balai Kota.
Penilaian diikuti oleh Wakil Wali Kota Allex Saputra, Wakil Ketua DPRD Mardiansyah (secara daring), Sekdako Sonny Budaya Putra, Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati Yulia, dan sejumlah pejabat lainnya.
Wawako Allex mengapresiasi inovasi Kampung KB Bajamba dan menegaskan komitmen Pemko dalam pembangunan berbasis keluarga. “Pembangunan dari keluarga adalah fondasi kota. Kami harap Kampung KB Bajamba jadi inspirasi bagi kelurahan lain,” ujarnya.
Wakil Ketua DPRD Mardiansyah, warga Kelurahan Tanah Pak Lambik, juga memberi dukungan. “Tanah Pak Lambik sudah zero stunting. Ini bukti kolaborasi dan semangat gotong royong yang kuat,” katanya.
Sementara itu, Mardalena Wati Yulia menyampaikan apresiasi karena Kampung KB Bajamba berhasil masuk tahap wawancara nasional dalam rangkaian Hari Keluarga Nasional ke-32, menuju visi Indonesia Emas 2045.
Pada kesempatan tersebut, Lurah Tanah Pak Lambik, Romi Saputra memaparkan capaian-capaian unggulan, kolaborasi lintas sektor, serta inovasi yang telah dijalankan Kampung KB Bajamba.
“Kampung KB Bajamba, singkatan dari Basatu Jawa, Minang, Batak berdiri pada 10 November 2022 dan dikenal dengan berbagai program inovatif. Antara lain, Ibu Melangsing (Ikan Buat Menekan Laju Angka Stunting), Suka Akting (Sayur Kale Atasi Stunting), Bajamba Baminantu (Bantu Kegiatan, Masyarakat Terbantu),” jelasnya.
Selain itu, tambahnya, Kampung KB ini juga mendukung berbagai program Quickwin BKKBN/Kemendukbangga, seperti Genting (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), Tamasya (Taman Asuh Sayang Anak),nGATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) melalui Forum Ayah Hebat
serta Sidaya (Lansia Berdaya) yang diwujudkan lewat Sekolah Lansia Bajamba
“Keberhasilan Kampung KB Bajamba ini tak lepas dari dukungan penuh Pemko kolaborasi masyarakat lintas budaya, serta komitmen kuat dari para kader dan mitra kerja,” ungkapnya.
Dalam penilaian ini, Kampung KB Bajamba bersaing dengan kampung KB tingkat kota di regional I yang terdiri dari Kampung KB Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat dan Kampung KB Utama Mandiri, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.
Sedangkan di regional II ada Kampung KB Palam, Kota Banjar Baru, Kalimantan Selatan, Kampung KB Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan dan Kampung KB Kawangunan, Kota Tomohon, Sulawesi Utara. (kom)
