KOMISI IV DPRD Provinsi Sumbar terus memperdalam rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024. Dangan pendalaman tersebut, Komisi IV berkomitmen untuk melahirkan komposisi Perubahan APBD yang mampu untuk mengoptimalkan pembangunan infrastruktur.
Baru-baru ini, Komisi IV DPRD Sumbar rapat bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkungan Pemprov Sumbar, dalam kesempatan itu Ketua Komisi IV DPRD Sumbar Zulkenedi Said mengatakan, dalam Perubahan APBD 2024 Komisi IV fokus dalam kelanjutan anggaran untuk kelanjutan proyek-proyek infrastruktur seperti jalan, jembatan dan yang lainnya.
Pastinya merujuk pada program kegiatan yang masuk dalam kesepakatan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2024,” katanya.
Dalam Perubahan APBD 2024, Zulkenedi Said mendorong terwujudnya pembangunan infrastruktur yang berkeadilan dalam dalam pembangunan jalan dan jembatan untuk kebutuhan lalu lintas kabupaten/kota dan provinsi.
Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Sumbar, Nurfirmanwansyah menyebutkan, dari semua mitra kerja Komisi IV hanya dua yang mendapatkan penambahan anggaran untuk program dan kegiatan, yaitu Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Dinas Bina Marga Cipta Karya dan Tata Ruang (BMCKTR) Sumbar.
Penambahan anggaran tersebut tidak terlalu signifikan karena keuangan daerah masih mengalami defisit. Namun dengan apa yang ada program pembangunan infrastruktur harus berjalan maksimal untuk kepentingan ekonomi masyarakat. “Pada dasarnya anggaran yang akan dialokasikan harus efektif dan tepat sasaran, sehingga bisa memberikan banyak dampak positif bagi masyarakat dan daerah,” katanya.
Dia meminta kepada OPD mitra kerja komisi IV agar memanfaatkan pengalaman dari 2023 khususnya terkait kepentingan masyarakat, baik dalam infrastruktur maupun program-program bantuan, bisa terealisasi dengan maksimal.
Zulkenedi Said menegaskan bahwa apabila program-program tersebut dapat direalisasikan dengan maksimal, manfaatnya akan langsung dirasakan oleh masyarakat. Program-program dalam realisasi APBD diharapkan dapat terealisasi secara optimal. (*)